288 Siswa Baru SMAN 11 Pangkep Jalani MPLS Ramah, Wabup Beri Motivasi
- account_circle Rivai

AYOPANGKEP.ID, PANGKEP — Sebanyak 288 peserta didik baru SMA Negeri 11 Pangkep mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah.
MPLS SMAN 11 Pangkep, resmi dibuka Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, Senin (13/7/2026).
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Abdul Rahman Assagaf memberikan motivasi kepada para siswa baru mengenai pentingnya fase awal ini bagi masa depan mereka.
“Hari pertama masuk sekolah adalah hari pertama kalian menyongsong masa depan, hari ini hari pertama kalian mengenakan seragam putih abu-abu,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkep terus menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan sebagai masa depan pmbangunan daerah dan bangsa.
“Pemda Pangkep berkomitmen mendukung dunia pendidikan, karena kalian adalah masa depan daerah dan bangsa. Terus belajar dengan giat, jaga nama baik sekolah dan orang tua, serta jadilah generasi yang berkarakter dan beretika,”
Ia juga mengapresiasi para guru yang melaksanakan MPLS dengan pendekatan yang mendidik, ramah, dan tanpa praktik perpeloncoan.
“Kami ucapkan terima kasih atas dedikasi kepada guru-guru dengan pola pengenalan yang mendidik tanpa perpeloncoan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT SMA Negeri 11 Pangkep Abdul Rasyid menjelaskan, MPLS bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, program pembelajaran, tenaga pendidik, hingga membangun interaksi dengan siswa yang lebih dulu bersekolah di SMA Negeri 11 Pangkep.
“Tujuannya untuk mengenal program sekolah, agar mereka bisa berbaur dengan siswa yang lama, mengenal guru, dan mereka bisa memahami filosofi dan prinsip belajar di SMA 11,” tuturnya
Ia menyampaikan pada tahun ajaran ini, SMAN 11 Pangkep menerima sebanyak 288 peserta didik baru melalui jalur domisili, afirmasi, mutasi, serta jalur prestasi akademik maupun nonakademik.
“Jalur zonasi yang bersamaan dengan afirmasi serta perpindahan tugas orang tua bagi TNI/Polri dan BUMN yang mutasi ke sini kurang dari satu tahun. Kemudian melalui jalur zonasi jarak maksimal 10 km, serta jalur prestasi akademik, non-akademik, kepemimpinan, dan keagamaan,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua MPLS SMA Negeri 11 Pangkep, Sukmawati, menerangkan
kegiatan MPLS Ramah berlangsung selama lima hari sesuai petunjuk teknis Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Selama pelaksanaan, peserta didik akan mengikuti berbagai materi utama, mulai dari kegiatan pagi ceria, pengenalan lingkungan sekolah, hingga materi pilihan seperti bela negara yang menghadirkan narasumber dari Kodim.
Konsep MPLS Ramah yang diterapkan menitikberatkan pada kegiatan yang edukatif, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk perpeloncoan agar peserta didik baru merasa nyaman selama mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah.
“MPLS Ramah itu artinya pelaksanaannya tidak ada perpeloncoan. Jadi kita berikan bagaimana siswa baru itu bisa nyaman mengikuti kegiatan, dan semua kegiatan itu bersifat edukatif. Itu yang kita tekankan, tidak boleh ada kegiatan yang tidak bersifat edukatif,” pungkasnya.
- Penulis: Rivai
- Editor: Syamsul Rivai

Saat ini belum ada komentar