Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Presiden Prabowo Panggil Menteri ATR/BPN Bahas Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Nasional

Presiden Prabowo Panggil Menteri ATR/BPN Bahas Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Nasional

  • account_circle Rivai

Ayopangkep – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid terkait pengendalian alih fungsi lahan sawah nasional guna menjaga ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/01/2026).

Usai pertemuan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menjelaskan bahwa dalam periode 2019 hingga 2024, Indonesia kehilangan sekitar 554 ribu hektare lahan sawah yang beralih fungsi menjadi kawasan industri maupun perumahan.

“Dalam pembicaraan dengan beliau tadi, kami melaporkan, kami sudah mengambil langkah-langkah, yang langkah-langkah tersebut harus kami konsultasikan sama Pak Presiden, dan alhamdulillah Bapak Presiden merestui,” ujar Nusron.

Dalam kesempatan tersebut, Nusron menyampaikan bahwa Kementerian ATR/BPN telah mengambil sejumlah langkah strategis yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2030, yang mengamanatkan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

“Kalau mengacu kepada Perpres Nomor 12 tahun 2025 tentang rencana pembangunan jangka menengah tahun 2025-2030, di situ dinyatakan bahwa yang namanya lahan sawah yang masuk kategori LP2B yaitu lahan pangan dan pertanian berkelanjutan, yaitu lahan sawah yang harus diproteksi tidak boleh dialihfungsikan menjadi apapun selama-lamanya, itu jumlahnya harus 87 persen minimal dari total LBS. LBS itu adalah lahan baku sawah,” imbuh Nusron.

Selain itu, Nusron menjelaskan bahwa pemerintah mengambil langkah sementara berupa penetapan seluruh LBS sebagai LP2B di daerah-daerah dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang belum mencantumkan LP2B minimal 87 persen. Kebijakan ini berlaku hingga pemerintah daerah menetapkan secara jelas pembagian lahan LP2B dan lahan yang dapat dikonversi.

“Bagi daerah yang sudah mencantumkan LP2B-nya di dalam RTRW-nya tapi belum mencapai angka 87 persen, kami minta untuk segera melaksanakan revisi RTRW dalam waktu enam bulan. Supaya apa? supaya angkanya masuk pada level 87 persen, supaya sawah kita tidak hilang,” ungkap Yusron. (Mcpangkep/FAI)

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syam Rifai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Bersiap Jadi Ekonomi Digital Terbesar di Asia Berkat AI dan Investasi Teknologi

    Indonesia Bersiap Jadi Ekonomi Digital Terbesar di Asia Berkat AI dan Investasi Teknologi

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id — Indonesia diperkirakan akan menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia dalam beberapa tahun mendatang, didorong oleh pertumbuhan pesat kecerdasan artifisial (AI), meningkatnya investasi infrastruktur digital global, serta penguatan kebijakan nasional di bidang AI. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyatakan bahwa Indonesia tengah mempersiapkan diri menjadi salah satu pusat kekuatan AI baru […]

  • Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Tuntaskan MBG Meski Ada Tantangan

    Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Tuntaskan MBG Meski Ada Tantangan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id – Presiden Prabowo Subianto menyoroti manfaat program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ia menyebut program MBG kini mulai dilirik banyak negara sebagai contoh. Dalam pidatonya saat acara groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Presiden menyampaikan bahwa program ini telah […]

  • Registrasi Kartu Seluler Berbasis Biometrik Adalah Langkah Baru Pemerintah Persempit Kejahatan Digital

    Registrasi Kartu Seluler Berbasis Biometrik Adalah Langkah Baru Pemerintah Persempit Kejahatan Digital

    • account_circle Rifai
    • 0Komentar

    Ayopangkep – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan baru terkait registrasi kartu seluler yang memberikan kewenangan penuh kepada masyarakat untuk mengelola seluruh nomor yang terdaftar atas identitas mereka. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam menekan praktik penipuan digital dan kejahatan siber yang semakin marak. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun […]

  • Safari Ramadan 1447 H, Bupati Pangkep Salat Jumat dan Dialog Bersama Warga Mapasaile

    Safari Ramadan 1447 H, Bupati Pangkep Salat Jumat dan Dialog Bersama Warga Mapasaile

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Jum’at kedua bulan Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) kembali melaksanakan Safari Ramadan dengan melaksanakan Salat Jum’at di Masjid Abdul Jalil, Kelurahan Mapasaile, Kecamatan Pangkajene, Jumat (27/2/2026). Hadir Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, Ketua DPRD Pangkep, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama, para Asisten Setda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah […]

  • Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pahlawan

    Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pahlawan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP — Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Muhammad Yusran Lalogau bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 RI di Kabupaten Pangkep, Senin (17/8/2026). Upacara yang berlangsung khidmat di tribun Alun-alun Citra Mas Pangkep tersebut dihadiri anggota DPR RI Taufan Pawe, Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, […]

  • Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus US0 Miliar, Meutya Dorong Retensi Nilai di Dalam Negeri

    Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus US$360 Miliar, Meutya Dorong Retensi Nilai di Dalam Negeri

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id — Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya berperan sebagai pasar bagi ekonomi digital. Menurutnya, Indonesia harus mampu menjadi pencipta sekaligus pemilik nilai agar pertumbuhan sektor digital dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan perekonomian nasional. Saat ini, nilai ekonomi digital Indonesia telah mencapai sekitar US$100 miliar, […]

expand_less