Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bupati Pangkep Hadiri Seminar KDKMP, Siap Selaraskan Program Nasional dengan Potensi Daerah

Bupati Pangkep Hadiri Seminar KDKMP, Siap Selaraskan Program Nasional dengan Potensi Daerah

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id, MAKASSAR – Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Muhammad Yusran Lalogau menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (4/8/2026). Seminar yang digelar atas kerja sama Asosiasi Desa Seluruh Indonesia dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal ini mempertemukan seluruh kepala daerah kabupaten dan kota se-Sulsel.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan pemahaman para pemimpin daerah mengenai kebijakan penguatan ekonomi desa dan percepatan swasembada pangan nasional. Hadir sebagai narasumber utama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, serta Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam pemaparannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan harus memahami substansi kebijakan pemerintah secara utuh sebelum memberikan penilaian. Ia mengingatkan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang justru dapat menghambat pelaksanaan program di lapangan.

“Yang penting masyarakat dan pemerintah daerah memahami dulu kebijakan pemerintah dengan utuh. Kalau belum paham lalu muncul salah paham, itu justru menyulitkan pelaksanaan program,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menjelaskan, berbagai program yang dirancang saat ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi desa sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di wilayah pedesaan. Menurutnya, swasembada pangan merupakan prioritas nasional yang bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar.

“Kita harus swasembada pangan. Itu prinsip yang tidak boleh ditawar karena menyangkut kehormatan dan kedaulatan bangsa serta masa depan petani Indonesia,” tegasnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan itu juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap ketergantungan Indonesia pada impor komoditas pangan strategis yang telah berlangsung bertahun-tahun. Karena itu, pemerintah mendorong keberpihakan yang lebih kuat kepada petani melalui kebijakan baru.

Tak hanya sektor pertanian, perhatian pemerintah juga difokuskan pada kesejahteraan nelayan. Zulkifli menyebut nelayan membutuhkan dukungan infrastruktur agar memiliki daya saing lebih baik.

“Pemerintah harus membela nelayan melalui Kampung Nelayan Merah Putih dengan fasilitas seperti cold storage, pabrik es, balai lelang, tambatan perahu hingga SPBN,” katanya.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tukar nelayan sekaligus memperkuat ekonomi di kawasan pesisir.

Pada kesempatan yang sama, Zulkifli Hasan juga menjelaskan fungsi strategis Koperasi Desa Merah Putih dalam sistem pemerintahan. Menurutnya, koperasi tidak hanya menjadi wadah usaha masyarakat, tetapi juga infrastruktur pemerintah dalam menyalurkan berbagai program bantuan.

“Bantuan pemerintah nantinya disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih. Mulai bantuan sosial, pupuk bersubsidi, LPG tiga kilogram hingga berbagai program lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, koperasi juga akan berperan sebagai offtaker atau pembeli hasil produksi masyarakat desa. “Kalau harga gabah turun di bawah harga pembelian pemerintah, Kopdes yang membeli. Jadi koperasi hadir untuk melindungi masyarakat desa,” katanya.

Mengikuti seluruh rangkaian seminar bersama kepala daerah lainnya, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menilai materi yang disampaikan pemerintah pusat memberikan arah yang jelas mengenai peran pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi desa. Yusran menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pangkep siap menyelaraskan pelaksanaan program nasional dengan potensi unggulan yang dimiliki daerah, baik di sektor pertanian, kelautan, maupun pengembangan kawasan geopark yang telah mendunia.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zakat Fitrah Pangkep 2026 Premium Rp50 Ribu, Fidyah Rp30 Ribu

    Zakat Fitrah Pangkep 2026 Premium Rp50 Ribu, Fidyah Rp30 Ribu

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah untuk Ramadan 1447 H/2026 M. Penetapan dilakukan melalui rapat resmi yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, Selasa (3/2/2026). Ketua MUI Kabupaten Pangkep, KH Hasbuddin Halik, menjelaskan bahwa penetapan besaran zakat fitrah dilakukan dengan mempertimbangkan […]

  • Bupati Yusran Salat Id bersama Masyarakat di Daerah Pegunungan Pangke

    Bupati Yusran Salat Id bersama Masyarakat di Daerah Pegunungan Pangke

    • account_circle Ahmad Rifai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Pangkep – Bupati Kabupaten Pangkep Muhammad Yusran Lalogau melaksanakan salat Id 1447 Hijriah di daerah pegunungan Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa Kabupaten Pangkep. Masyarakat menyambut kedatangan Bupati Pangkep Yusran yang didampingi Kapolres Pangkep dan para kepala dinasnya yang tiba sejak pukul 06:00 pagi di lokasi salat Idulfitri SMA 8 Tondong Tallasa. Dalam sambutannya Bupati […]

  • 50% Bidang Tanah di Sulteng Sudah Bersertipikat, Wamen Ossy: Ini Menunjukkan Sulteng Terus Bertumbuh

    50% Bidang Tanah di Sulteng Sudah Bersertipikat, Wamen Ossy: Ini Menunjukkan Sulteng Terus Bertumbuh

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Palu – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyerahkan sejumlah sertipikat di Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Minggu (10/05/2026). Penyerahan sertipikat ini menjadi bagian dari capaian pendaftaran tanah di Sulteng yang tercatat sudah hampir 50% bidang tanah terdaftar dan bersertipikat. “Patut […]

  • Judi Online Terus Bermunculan, Komdigi Perkuat Penindakan hingga ke Jaringan Pelaku

    Judi Online Terus Bermunculan, Komdigi Perkuat Penindakan hingga ke Jaringan Pelaku

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menangani 4,1 juta konten perjudian online yang ditemukan di ruang digital. Pemerintah menegaskan penanganan tidak berhenti pada pemutusan akses, tetapi juga diarahkan untuk mempersempit ruang gerak pelaku dan mengejar jaringan di balik aktivitas tersebut. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pemberantasan judi online membutuhkan upaya berkelanjutan […]

  • Tutup MTQ KORPRI Nasional, Menag Tekankan Implementasi Nilai Al-Qur’an bagi ASN

    Tutup MTQ KORPRI Nasional, Menag Tekankan Implementasi Nilai Al-Qur’an bagi ASN

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    PANGKEP, InfoPublik — Rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi berakhir di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu (29/8/2026) malam. Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., secara resmi menutup perhelatan yang berlangsung di Lapangan Alun-Alun Taman Musyafir, Kelurahan Padoang-Doangan, Kecamatan Pangkajene. Prosesi penutupan berlangsung […]

  • Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya

    Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, Jakarta – Nomor sertipikat merupakan salah satu informasi yang perlu diketahui masyarakat ketika mengurus berbagai keperluan pertanahan. Nomor pada sertipikat analog dan Seripikat Elektronik memiliki perbedaan jumlah. Pada sertipikat analog, terdapat dua identitas, yaitu Nomor Induk Bidang (NIB) yang terdiri atas 13 digit dan Nomor Hak yang terdiri atas 14 digit. Nomor tersebut bisa […]

expand_less