Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Pangkep Sinergi Wujudkan Sumber Daya Kompetitif Menuju Pangkep Hebat Berkelanjutan
- account_circle Rivai

Ayopangkep.id, Pangkep — Peringatan hari jadi ke-66 tahun kabupaten Pangkep Mengusung tema “Sinergi Wujudkan Sumberdaya Kompetitif Menuju Pangkep Hebat Berkelanjutan”, momentum ini menjadi refleksi atas capaian pembangunan daerah yang semakin progresif di tahun 2026.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), dalam sambutannya menegaskan bahwa tema ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk terus membangun melalui kolaborasi antar-stakeholder.
Bupati MYL memaparkan sejumlah indikator makro yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Pangkep tetap stabil di angka 5,00 persen. Secara statistik, Pangkep menempati urutan ke-3 dengan PDRB terbesar di Sulawesi Selatan, dan urutan ke-2 untuk PDRB per kapita, yang mencapai Rp104,70 juta pada tahun 2025.
Sektor pertanian, kehutanan, perikanan, serta industri pengolahan menjadi penopang utama ekonomi daerah.
Di sisi sosial, angka kemiskinan tercatat menurun signifikan menjadi 11,60 persen pada 2025, angka penurunan terbesar kedua dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Peningkatan kualitas hidup masyarakat juga tercermin dari naiknya angka harapan hidup menjadi 73,48 tahun. Capaian ini didukung oleh terobosan layanan kesehatan seperti “Si Jagai” di wilayah daratan, serta penyediaan kapal operasional laut/puskesmas keliling untuk wilayah kepulauan (Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya). Selain itu, perlindungan kesehatan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100 persen.
Di sektor pendidikan, Pemkab Pangkep konsisten memberikan bantuan seragam sekolah gratis bagi 14.281 siswa SD dan SMP, serta memberikan beasiswa SPP gratis kepada 5.664 mahasiswa melalui jalur prestasi dan kurang mampu.
Sebagai wujud sinkronisasi dengan pemerintah pusat, Bupati MYL melaporkan dukungan penuh Pangkep terhadap program strategis Presiden Prabowo, Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang Telah mengoperasikan 29 dapur SPPG bagi 72.118 penerima manfaat, Sekolah Rakyat Telah disiapkan lahan 5 hektare di Desa Bara Batu, Realisasi pemeriksaan kesehatan gratis mencapai 83,72 persen serta pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TBC), Terealisasi perbaikan 48 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Realisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mencapai 35 persen di tahun 2025.

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), menandatangani Prasasti pada acara puncak Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang berlangsung di Gedung DPRD Pangkep, Selasa (14/4/2026)
Di penghujung sambutannya, Bupati MYL mengungkapkan rasa syukur atas diraihnya opini WTP untuk ke-14 kalinya dari BPK RI. Selain itu, sebagai komitmen pembangunan green economy, Pemkab Pangkep bersama Pemprov Sulsel dan PT Semen Tonasa telah mengoperasikan fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) dengan kapasitas 7 ton per hari.
Gubernur Provinsi Sulawesi selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, Pembangunan dan berbagai kegiatan di tingkat provinsi tentu melibatkan Kabupaten Pangkep sebagai salah satu penopang wilayah strategis Mamminasata. Peran ini menjadikan Pangkep terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan kawasan secara berkelanjutan.
Di sisi lain, capaian Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam menurunkan angka kemiskinan patut diapresiasi. Di bawah kepemimpinan Bupati Pangkep, berbagai program yang dijalankan menunjukkan hasil yang luar biasa dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Penilaian kemiskinan saat ini kata ASS, tidak hanya dilihat dari angka absolut terendah atau tertinggi, melainkan dari “delta” atau laju penurunan kinerja tiap tahunnya.
“Dan catatan kami bahwa Pangkep ini kedua menurunkan kemiskinan, luar biasa pak bupati Pangkep. dan Pangkep ini ini berhasil menurunkan dengan turunnya deltanya ke dua se Sulsel, “ujarnya.
Selain isu ekonomi, Gubernur Andi Sudirman juga mengapresiasi inovasi Kabupaten Pangkep di bidang lingkungan. Pangkep tercatat sebagai satu-satunya kabupaten di Sulawesi Selatan dan bahkan wilayah Indonesia Timur yang memiliki fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) dengan dukungan bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel sebesar Rp24 Miliar pada tahun 2023.
Peringatan Hari Jadi ke-66 tahun Kabupaten Pangkep, Pemprov Sulsel memberikan bantuan keuangan sebesar Rp10milyar.
Selain bantuan keuangan, Pemprov Sulsel juga menyerahkan bantuan untuk sektor pertanian, peningkatan rumah tidak laik huni, bantuan untuk UMKM, bantuan bufferstock logistik bencana alam.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) ke-66 tahun yang berlangsung di Gedung DPRD Pangkep, Selasa (14/4/2026).
Acara puncak ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Oktarina, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, Ketua TP PKK Pangkep Nurlita Wulan Purnama, Staf Ahli TP PKK Pangkep Andi Yuliana, Jajaran pimpinan provinsi dan kepala daerah, Forkopimda Pangkep dan pimpinan instansi vertikal. (Mcpangkep/FAI)
- Penulis: Rivai
- Editor: Syam Rifai

Saat ini belum ada komentar