Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » 23 Ton Pangan Ilegal Digagalkan di Pontianak, Amran: Ini Jaringan Besar Mafia Pangan

23 Ton Pangan Ilegal Digagalkan di Pontianak, Amran: Ini Jaringan Besar Mafia Pangan

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id, Jakarta – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memberikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas Satgas Pangan Bareskrim Polri dalam menggagalkan penyelundupan 23,1 ton komoditas pangan ilegal di Pontianak, Kalimantan Barat. Menurutnya, tindakan ini mencerminkan kehadiran negara dalam melindungi petani sekaligus menjaga stabilitas harga pangan nasional.

Amran menilai kinerja Satgas Pangan patut diapresiasi karena mampu menindak praktik curang yang merusak tata niaga dan harga di tingkat petani. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengusutan kasus tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan. Ia meminta aparat menelusuri hingga ke dalang utama yang berada di balik jaringan tersebut, karena kasus ini dinilai sebagai bagian dari jaringan besar dan terorganisir.

Dalam pengungkapan terbaru, aparat menyita berbagai komoditas ilegal, antara lain bawang merah asal Thailand sebanyak 2,1 ton, bawang putih dari China 9,1 ton, bawang bombai dari Belanda 7,9 ton, bawang bombai India 1,6 ton, serta cabai kering dari China sebanyak 2,2 ton.

Amran mengungkapkan bahwa kasus di Pontianak bukanlah kejadian tunggal. Dalam beberapa bulan terakhir, aparat telah menggagalkan berbagai upaya penyelundupan pangan skala besar di sejumlah daerah, seperti ratusan ton bawang bombai ilegal di Semarang dan Surabaya, serta ratusan hingga ribuan ton beras ilegal di Sabang dan Tanjung Balai Karimun. Ia menilai pola ini menunjukkan adanya praktik mafia pangan yang berulang dan terorganisir.

Menurutnya, praktik tersebut tidak lepas dari kepentingan pihak-pihak yang tidak menginginkan Indonesia mencapai kemandirian pangan. Mereka, kata Amran, terus mencari celah untuk merusak pasar dan melemahkan produksi dalam negeri.

Ia juga menyoroti kondisi geografis Indonesia yang memiliki garis pantai panjang, sehingga kerap dimanfaatkan oleh oknum untuk memasukkan komoditas ilegal melalui jalur tidak resmi. Karena itu, ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menutup celah tersebut.

Lebih lanjut, Amran menegaskan bahwa Indonesia saat ini telah mencapai swasembada bawang merah. Oleh karena itu, masuknya produk ilegal dinilai hanya akan merusak harga pasar dan merugikan petani. Ia juga menyoroti nasib petani cabai yang sering mengalami penurunan harga saat panen raya, dan meminta agar mereka tidak semakin dirugikan oleh praktik ilegal.

Dengan nada tegas, Amran mengkritik para pelaku penyelundupan yang hanya bermodal finansial tanpa berkontribusi dalam proses produksi, namun justru merusak harga di pasar. Ia menilai hal tersebut tidak adil bagi petani yang bekerja keras di lapangan.

Kementerian Pertanian, lanjutnya, akan terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum guna menutup jalur masuk pangan ilegal serta memastikan distribusi berjalan sesuai aturan. Ia kembali menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini harus sampai pada aktor utama di balik jaringan tersebut.

Menurut Amran, persoalan ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga menyangkut perlindungan petani dan upaya menjaga kedaulatan pangan Indonesia.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syam Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pangkep Percepat Integrasi Data Lewat Forum Satu Data

    Pemkab Pangkep Percepat Integrasi Data Lewat Forum Satu Data

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Kolaborasi antara Bapperida Kabupaten Pangkep dan Dinas Kominfo SP menggelar Forum Satu Data dengan agenda penyepakatan daftar data dan data prioritas, serta penginputan data pada portal Satu Data Pangkep. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Lantai III Setda Pangkep dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep, Hj. Suriani A. Hamid, […]

  • Penipuan Online hingga Sextortion Meningkat, Kemkomdigi–Polri Perkuat Kolaborasi

    Penipuan Online hingga Sextortion Meningkat, Kemkomdigi–Polri Perkuat Kolaborasi

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id — Pemerintah mempercepat penanganan kejahatan digital dengan mengintegrasikan sistem pelaporan antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Langkah ini diambil seiring meningkatnya kasus penipuan online, judi daring, hingga pemerasan berbasis seksual. Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua lembaga, yang bertujuan memangkas birokrasi koordinasi dan mempercepat respons […]

  • Kejari Pangkep Musnahkan Barang Bukti 25 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

    Kejari Pangkep Musnahkan Barang Bukti 25 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep melaksanakan pemusnahan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), di halaman Kantor Kejari Pangkep, Kamis (21/5/2026). Pemusnahan barang bukti dilakukan sebagai bentuk komitmen aparat penegak hukum dalam penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana di wilayah Kabupaten Pangkep. Adapun barang bukti yang dimusnahkan […]

  • Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM

    Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima hasil kajian Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) yang disusun Komisi Nasional (Komnas) HAM pada Senin (13/07/2026). Kajian tersebut merupakan masukan untuk memperkuat penanganan konflik agraria melalui penyempurnaan kebijakan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pendekatan yang lebih berorientasi pada […]

  • Pangan Nasional Aman, Prabowo Percepat Hilirisasi Pertanian untuk Dongkrak Kesejahteraan Petani

    Pangan Nasional Aman, Prabowo Percepat Hilirisasi Pertanian untuk Dongkrak Kesejahteraan Petani

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kondisi pangan nasional saat ini dalam keadaan aman dan terkendali meski dunia menghadapi ancaman perubahan iklim ekstrem. Laporan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menginstruksikan percepatan hilirisasi sektor pertanian […]

  • Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Dandim Pangkep Ajak Generasi Muda Pegang Teguh Ideologi Bangsa

    Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Dandim Pangkep Ajak Generasi Muda Pegang Teguh Ideologi Bangsa

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP – Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat kabupaten Pangkep, berlangsung di Alun-Alun Citra Mas Pangkep, Senin (1/6/2026). Bertindak sebagai inspektur upacara, Dandim 1421/Pangkep Letkol Czi Bhakti Yuhandika. Upacara dihadiri Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Pangkep Hj. Suriani, para pimpinan OPD, serta peserta upacara dari berbagai unsur. […]

expand_less