Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Pemerintah Ingatkan Bahaya Ilusi Algoritma di Tengah Aksi Demonstrasi

Pemerintah Ingatkan Bahaya Ilusi Algoritma di Tengah Aksi Demonstrasi

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id — Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap bersikap kritis dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial, khususnya selama berlangsungnya aksi demonstrasi. Di tengah derasnya arus informasi digital, publik diminta mewaspadai fenomena ilusi algoritma yang dapat membentuk persepsi keliru mengenai kondisi yang sebenarnya terjadi.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa pemerintah menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, kebebasan tersebut harus disertai tanggung jawab dalam menjaga ketertiban, keselamatan bersama, serta kualitas ruang digital.

“Pemerintah terbuka terhadap aspirasi, kritik, dan masukan dari masyarakat. Menyampaikan pendapat adalah hak warga negara yang dijamin dalam demokrasi. Karena itu, ruang untuk menyampaikan aspirasi harus tetap kita jaga bersama,” ujar Meutya dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (12/06/2026).

Ia menilai penyampaian aspirasi secara damai akan membuat pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diterima publik. Karena itu, masyarakat diimbau menghindari tindakan yang mengarah pada kekerasan, perusakan fasilitas umum, pembakaran, maupun bentuk provokasi lainnya.

“Kritik boleh disampaikan dengan tegas, tetapi harus tetap damai. Jangan mudah terprovokasi sehingga memicu kekerasan, perusakan, pembakaran, penyerangan, atau tindakan lain yang membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Selain situasi di lapangan, Meutya juga menyoroti pengaruh algoritma media sosial terhadap cara masyarakat memahami suatu peristiwa. Menurutnya, algoritma bekerja berdasarkan pola interaksi, minat, dan emosi pengguna sehingga konten yang muncul di linimasa tidak selalu merepresentasikan kondisi secara utuh.

“Jangan langsung menganggap linimasa sebagai gambaran lengkap keadaan. Ilusi algoritma bisa membuat kita merasa semua orang sedang marah, semua orang membenarkan kekerasan, atau semua informasi yang kita lihat adalah fakta. Padahal, belum tentu demikian. Karena itu, periksa informasi dari berbagai sumber, pahami konteksnya, dan jangan mudah terprovokasi,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa tanpa kemampuan memverifikasi informasi, masyarakat berisiko terjebak dalam echo chamber atau ruang gema, yaitu kondisi ketika seseorang hanya menerima informasi yang memperkuat pandangan tertentu dan mengabaikan fakta yang lebih luas.

Bijak Bermedia Sosial

Dalam kesempatan tersebut, Meutya mengajak masyarakat menggunakan media sosial secara lebih bijak selama berlangsungnya aksi penyampaian aspirasi. Ia mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, tidak membagikan ajakan yang mengarah pada kekerasan, serta tidak ikut memperluas provokasi di ruang digital.

Ia juga mengingatkan bahwa pada saat terjadi peristiwa yang menjadi perhatian publik, media sosial kerap dipenuhi hoaks, disinformasi, manipulasi video, maupun potongan informasi yang kehilangan konteks.

“Ruang digital tidak boleh menjadi tempat untuk memperbesar provokasi. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi hoaks, hasutan kekerasan, dan manipulasi informasi tidak boleh diberi ruang. Mari kita jaga aspirasi tetap tersampaikan secara damai dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan ruang demokrasi secara sehat dengan mengedepankan sikap kritis, damai, dan bertanggung jawab, baik dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik maupun saat berinteraksi di ruang digital.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai
  • Sumber: Kemkomdigi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 54 Pramuka Pangkep Siap Harumkan Nama Daerah di Jambore Nasional XII

    54 Pramuka Pangkep Siap Harumkan Nama Daerah di Jambore Nasional XII

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkeo.id, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkep melepas kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pangkajene dan Kepulauan untuk mengikuti Jambore Nasional XII yang akan digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Pangkep, Abdul Rahman Assagaf, di Aula Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum […]

  • Belajar Budaya dan Bisnis, Siswa MAS DDI Baru-Baru Tangga Buat 13 Jenis Kue Tradisional

    Belajar Budaya dan Bisnis, Siswa MAS DDI Baru-Baru Tangga Buat 13 Jenis Kue Tradisional

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Madrasah Aliyah Swasta (MAS) DDI Baru-Baru Tangga menggelar kegiatan kokurikuler Kurikulum Berbasis Cinta bertema kewirausahaan membuat kue tradisional, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk belajar melestarikan kuliner tradisional sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Para siswa terlibat langsung membuat hingga memasarkan berbagai jenis kue tradisional khas daerah. Sebanyak […]

  • Bupati Pangkep Tegaskan Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

    Bupati Pangkep Tegaskan Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Pangkep — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan terus memperkuat komitmen dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan koordinasi yang melibatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Dinas Kesehatan, instansi vertikal, Pengadilan Agama, serta Kementerian Agama bersama seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), yang digelar pada Senin […]

  • Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

    Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian data sertipikat tanah secara lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan. Melalui layanan digital yang disediakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), pengecekan dapat dilakukan hanya melalui smartphone. “Sekarang masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengecek kesesuaian data sertipikat karena kini tersedia berbagai cara praktis […]

  • Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

    Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, D.I. Yogyakarta – Setelah melalui proses hukum yang panjang, sertipikat tanah milik Tupon Hadi Suwarno atau Mbah Tupon, warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Provinsi D.I. Yogyakarta, akhirnya kembali ke tangannya. Keadaan itu langsung memberi rasa aman bagi Mbah Tupon dan keluarga, sekaligus menutup kekhawatiran yang sempat muncul karena kasus mafia tanah yang menimpanya […]

  • Muhammad Yusran Lalogau Buka Pelatihan Guru Matematika SMP, 74 Guru Ikut Tingkatkan Kompetensi Numerasi

    Muhammad Yusran Lalogau Buka Pelatihan Guru Matematika SMP, 74 Guru Ikut Tingkatkan Kompetensi Numerasi

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Sebanyak 74 guru dari 94 sekolah menengah pertama (SMP) negeri maupun swasta mengikuti pelatihan guru bidang studi matematika tingkat SMP yang digelar dinas pendidikan Kabupaten Pangkep. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi numerasi siswa. Ketua Panitia, H. Alimuddin, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi rencana Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah […]

expand_less