Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bupati Pangkep Tegaskan Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bupati Pangkep Tegaskan Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id, Pangkep — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan terus memperkuat komitmen dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui kolaborasi lintas sektor.

Hal ini ditegaskan dalam pertemuan koordinasi yang melibatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Dinas Kesehatan, instansi vertikal, Pengadilan Agama, serta Kementerian Agama bersama seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), yang digelar pada Senin (30/3/2026).

Bupati Pangkep, H. Muhammad Yusra, Lalogau, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antarinstansi guna memastikan keselamatan ibu dan anak, khususnya pada masa kehamilan hingga persalinan.

“Pertemuan ini, bagaimana kita bisa menekan angka kematian ibu dan anak. Yang kita harapkan, saat proses lahiran, ibunya aman anaknya bisa lahir dan tumbuh kembangnya bisa baik semua, “ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan capaian positif di awal tahun 2026. Berdasarkan data per 30 Maret, angka kematian ibu di Kabupaten Pangkep masih berada di angka nol. Capaian ini menjadi indikator awal keberhasilan upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah hingga akhir Maret ini angka kematian masih nol. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang di awal tahun sudah terdapat kasus kematian. Kita berharap capaian ini bisa dipertahankan hingga akhir tahun,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Hj. Herlina, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Untuk kematian ibu, alhamdulillah hingga saat ini tidak ada kasus. Kita berharap kondisi ini bisa bertahan sampai Desember. Mengingat pada tahun 2025 lalu terdapat tujuh kasus kematian ibu,” jelasnya.

Namun demikian, untuk kasus kematian bayi, Dinas Kesehatan mencatat masih terdapat enam kasus, terdiri dari satu kematian neonatal dan lima kematian bayi. Seluruh kasus tersebut telah melalui proses audit sebagai bahan evaluasi dan perbaikan layanan ke depan.

“Kami berharap tidak ada penambahan kasus ke depan, atau minimal dapat ditekan lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Kunci utamanya adalah kerja sama lintas sektor agar setiap pihak dapat menjalankan perannya secara optimal dalam upaya pencegahan,” ungkapnya.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Pangkep menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta memastikan intervensi yang tepat sasaran demi mewujudkan target nol kematian ibu dan bayi di tahun 2026.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunker di Pangkep, Tamsil Linrung Dorong Pengembangan Perikanan dan Kampung Nelayan

    Kunker di Pangkep, Tamsil Linrung Dorong Pengembangan Perikanan dan Kampung Nelayan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pangkep untuk menyerap aspirasi terkait pengembangan sektor perikanan, Rabu (29/4/2026). Kunjungan dilaksanakan di Kantor Dinas  Perikanan Kabupaten Pangkep dan disambut oleh Asisten II Setda Pangkep Asrul Asikin, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep Muh. Arsyad Djamal, serta jajaran dinas. Dalam pertemuan ini, […]

  • Kemkomdigi Awasi Ketat Normalisasi Grok Usai Komitmen Tertulis X Corp

    Kemkomdigi Awasi Ketat Normalisasi Grok Usai Komitmen Tertulis X Corp

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah memproses normalisasi akses layanan Grok secara bersyarat dan dalam pengawasan ketat, menyusul penyampaian komitmen tertulis dari X Corp terkait perbaikan layanan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di Indonesia. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menegaskan bahwa langkah normalisasi ini bukan bentuk pelonggaran tanpa kontrol, melainkan […]

  • Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi

    Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Pemerintah akan menetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di 12 provinsi di Indonesia. Penetapan LSD ini mengubah kebijakan perubahan alih fungsi lahan sawah yang dulunya dipegang pemerintah daerah (Pemda) menjadi kewenangan pusat, dalam hal ini Kementerian Agraria dan Tata/Badan Pertanahan Nasional. Rencana tersebut disampaikan Menteri Nusron dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan Tim […]

  • Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang

    Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyampaikan dukungannya terhadap Program Strategis Nasional (PSN) di bidang ketahanan energi. Dukungan dalam sektor pertanahan dan tata ruang akan diupayakan untuk percepatan pembangunan infrastruktur energi nasional. Hal ini menjadi bagian pembahasan dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Transisi Energi Terbarukan dan […]

  • Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan

    Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Manado – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan Sulawesi Utara (Sulut) sebagai salah satu daerah percontohan transformasi pelayanan publik bidang pertanahan yang terintegrasi. Melalui kolaborasi yang melibatkan pemerintah daerah (Pemda), program ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola layanan pertanahan. “Karena menjadi bagian dari piloting kerja sama […]

  • Mafia Pangan Disebut Terhubung dengan Kepentingan Politik dan Ekonomi Besar

    Mafia Pangan Disebut Terhubung dengan Kepentingan Politik dan Ekonomi Besar

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Surabaya — Said Didu mengungkap dugaan praktik mafia pangan yang selama bertahun-tahun bermain melalui manipulasi data, pengaturan kuota impor, hingga penguasaan distribusi pangan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Dialog Swasembada Pangan bersama Andi Amran Sulaiman di Gudang Bulog Romokalisari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/05/2026). Menurut Said Didu, kondisi pangan nasional yang kini lebih stabil […]

expand_less