Pangkep Perkuat Pengamanan Wilayah Pesisir Melalui Kolaborasi Lintas Sektor
- account_circle Rivai

Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) didampingi unsur TNI Angkatan Laut, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta pemangku kepentingan terkait saat membuka Sosialisasi Pengamanan Wilayah Pesisir yang digelar Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep di Matammpa Inn, Senin (15/6/2026).
AYOPANGKEP.ID, PANGKEP – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melalui Dinas Perikanan menggelar Sosialisasi Pengamanan Wilayah Pesisir di Matammpa Inn, Senin (15/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan kawasan pesisir sekaligus melindungi sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.
Sebanyak 70 peserta yang terdiri atas masyarakat pesisir dan penyuluh perikanan dari berbagai wilayah di Kabupaten Pangkep mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan pemahaman terkait pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, pencegahan pelanggaran di wilayah perairan, perlindungan ekosistem pesisir, hingga mekanisme pelaporan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan laut.
Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Pangkep yang menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di kawasan pesisir.
“Kami mengharapkan komitmen dan peran aktif seluruh stakeholder yang hadir, seperti TNI AL, Kepolisian, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus berperan dalam upaya pencegahan serta pengamanan konflik di wilayah pesisir yang semakin kompleks,” ujar Bupati.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Perikanan Pangkep menggandeng sejumlah instansi terkait, di antaranya TNI Angkatan Laut, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, serta Polisi Perairan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pengawasan wilayah pesisir melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.
Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah Pangkep, Aron AP, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus berkolaborasi dalam menjaga kelestarian ekosistem laut.
“Dinas Kelautan dan Perikanan akan terus berkomitmen bersama seluruh pihak terkait dalam menjaga ekosistem laut, baik melalui pengawasan sumber daya kelautan maupun penataan dan pengelolaan ruang laut, termasuk kawasan mangrove, terumbu karang, dan padang lamun,” katanya.
Sementara itu, Komandan Satuan Patroli (Dansatrol) Komando Daerah Angkatan Laut VI Makassar, Letkol Laut (P) Roni, S.T., M.Tr.Hanla., M.M., mengapresiasi terselenggaranya forum diskusi tersebut.
Menurutnya, Pangkep memiliki potensi kelautan yang sangat besar sehingga membutuhkan kerja sama semua pihak untuk menjaga kondisi yang tetap kondusif.
“Polemik di wilayah pesisir tentu tetap ada. Namun menjadi kewajiban kita bersama untuk terus melakukan sosialisasi, mengurangi potensi konflik, dan menghadirkan solusi agar produktivitas ekonomi masyarakat pesisir meningkat, sementara sumber daya laut tetap terjagakeberlanjutannya,” ujarnya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep, Muh. Arsyad Jamal, menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah mengurangi potensi sengketa di wilayah pesisir melalui peningkatan kesadaran masyarakat.
“Wilayah pesisir Pangkep sangat luas. Salah satu konflik yang cukup sering terjadi berkaitan dengan penataan ruang budidaya rumput laut. Melalui sosialisasi ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan wilayah pesisir agar potensi konflik dapat diminimalkan,” jelasnya.
- Penulis: Rivai
- Editor: Syamsul Rivai

Saat ini belum ada komentar