Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » KPK Warning Praktik Titipan dan Pungli dalam SPMB

KPK Warning Praktik Titipan dan Pungli dalam SPMB

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id — Masa penerimaan murid baru selalu menjadi periode yang penuh harapan bagi para orang tua. Di saat yang sama, proses ini juga sering menimbulkan kekhawatiran karena tingginya persaingan untuk mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas. Dalam kondisi tersebut, integritas menjadi faktor penting agar setiap anak memperoleh kesempatan yang adil.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bahwa sekolah tidak boleh menjadi tempat pertama bagi anak-anak menyaksikan praktik kecurangan, seperti pungutan liar, titipan, atau pemberian imbalan demi memperoleh keuntungan dalam proses penerimaan siswa.

Peringatan tersebut didasarkan pada hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024. Survei itu menunjukkan bahwa 28 persen responden masih menemukan praktik pungutan liar dalam proses penerimaan murid baru. Selain itu, 10 persen responden mengaku mengetahui adanya pemberian imbalan kepada pihak tertentu selama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Dian Novianthi, menyatakan bahwa temuan tersebut menunjukkan tantangan integritas di sektor pendidikan masih memerlukan perhatian serius. Menurutnya, data SPI menjadi salah satu dasar diterbitkannya Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan SPMB.

“SPMB merupakan gerbang awal pendidikan. Jika sejak awal sudah diwarnai kecurangan, nilai-nilai yang ingin ditanamkan melalui pendidikan, termasuk budaya antikorupsi, dapat tergerus,” ujarnya.

Dian menegaskan bahwa praktik pungutan liar dan pemberian imbalan tidak hanya merugikan masyarakat yang telah mengikuti aturan, tetapi juga berpotensi menumbuhkan budaya koruptif serta memperkuat anggapan bahwa keberhasilan dapat diraih melalui jalan pintas.

“Jangan biarkan anak-anak belajar bahwa kecurangan adalah cara untuk mencapai tujuan. Pendidikan harus dibangun di atas kejujuran dan keadilan,” katanya.

Selain persoalan penerimaan murid baru, SPI Pendidikan 2024 juga menemukan masih adanya normalisasi gratifikasi di lingkungan pendidikan. Sebanyak 30 persen tenaga pendidik menganggap gratifikasi sebagai hal yang wajar, sementara 65 persen responden menyebut orang tua masih sering memberikan hadiah atau bingkisan kepada guru pada momen tertentu, seperti hari raya dan kenaikan kelas.

Menurut Dian, kebiasaan tersebut perlu mendapat perhatian karena berpotensi berkembang menjadi konflik kepentingan, penyalahgunaan wewenang, bahkan tindak pidana apabila tidak dikelola secara tepat.

Hal senada disampaikan Kepala Satgas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi Kedinasan Direktorat Jejaring Pendidikan KPK, Anis Wijayanti. Ia menekankan bahwa tujuan pendidikan tidak hanya mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak yang baik.

“Anak-anak harus belajar bahwa keberhasilan diperoleh melalui usaha dan proses yang adil, bukan karena koneksi, kedekatan, atau uang. Keteladanan itu harus dimulai sejak proses penerimaan murid baru,” tegasnya.

Karena itu, KPK mengajak pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas pelaksanaan SPMB. KPK juga mendorong masyarakat memberikan apresiasi kepada guru dalam bentuk yang lebih tepat, seperti dukungan terhadap program sekolah, partisipasi dalam peningkatan mutu pendidikan, atau sekadar ucapan terima kasih.

Melalui Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026, KPK kembali menegaskan pentingnya mencegah segala bentuk korupsi, pungutan liar, gratifikasi, dan kecurangan dalam proses penerimaan murid baru. Sebab, pendidikan yang berintegritas tidak hanya ditentukan oleh apa yang diajarkan di ruang kelas, tetapi juga oleh kejujuran dan keteladanan yang ditunjukkan sejak awal proses pendidikan dimulai.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pangkep Perkuat Sinergi Lintas Sektor Cegah Perkawinan Anak dan Kekerasan Perempuan

    Pemkab Pangkep Perkuat Sinergi Lintas Sektor Cegah Perkawinan Anak dan Kekerasan Perempuan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkep melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Usia Anak serta Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Pangkep, Kamis (11/6/2026). Rakor tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten […]

  • Pemkab Pangkep Terapkan Pertanian Modern, Target Produksi Padi Naik 9 Ton per Hektare

    Pemkab Pangkep Terapkan Pertanian Modern, Target Produksi Padi Naik 9 Ton per Hektare

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkep terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan modernisasi sektor pertanian. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Tanam Perdana Padi pola Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) tingkat Kabupaten Pangkep yang dipimpin langsung Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), di Kampung Beru, Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kamis (7/5/2026). Tanam perdana […]

  • Kementerian ATR/BPN Berikan Santunan untuk Pegawai dalam Momen Bazar Ramadan 1447 H

    Kementerian ATR/BPN Berikan Santunan untuk Pegawai dalam Momen Bazar Ramadan 1447 H

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, – Di momen Ramadan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyalurkan santunan dan bingkisan kepada perwakilan keluarga Kementerian ATR/BPN yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pramubakti, satpam, dan pengemudi di Kementerian ATR/BPN. Aang (45), salah satu satpam ATR/BPN yang berkesempatan menerima santunan dalam momen Bazar Ramadan 1447 H ini mengaku sangat […]

  • Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

    Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

    • account_circle Ahmad Rifai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id — Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan berkembang menjadi lumbung pangan dunia seiring meningkatnya produksi pangan nasional dan pembangunan berbagai infrastruktur pendukung. Optimisme tersebut disampaikan saat meresmikan lima bendungan di sejumlah daerah, yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026). Menurut Presiden, setiap anggaran yang bersumber dari rakyat […]

  • Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus US0 Miliar, Meutya Dorong Retensi Nilai di Dalam Negeri

    Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus US$360 Miliar, Meutya Dorong Retensi Nilai di Dalam Negeri

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id — Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya berperan sebagai pasar bagi ekonomi digital. Menurutnya, Indonesia harus mampu menjadi pencipta sekaligus pemilik nilai agar pertumbuhan sektor digital dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan perekonomian nasional. Saat ini, nilai ekonomi digital Indonesia telah mencapai sekitar US$100 miliar, […]

  • HUT ke-66 Pangkep, Donor Darah Libatkan Masyarakat Umum Target 100 Kantong

    HUT ke-66 Pangkep, Donor Darah Libatkan Masyarakat Umum Target 100 Kantong

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Menyemarakkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pangkep ke-66, Pemkab Pangkep menggandeng RSUD Batara Siang melaksanakan kegiatan donor darah. Kegiatan sosial ini berlangsung di area Lobi Kantor Bupati Pangkep, Kamis, (9/4/2026). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Direktur Utama RSUD Batara Siang, dr. Marlina Made, menjelaskan bahwa aksi donor darah kali ini juga dibuka untuk masyarakat […]

expand_less