Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Pemerintah Uji Coba Sistem Digital Bansos di 42 Kabupaten/Kota

Pemerintah Uji Coba Sistem Digital Bansos di 42 Kabupaten/Kota

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id — Pemerintah akan memperluas uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) ke 42 kabupaten/kota secara bertahap mulai Juni 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran, transparan, dan mudah ditelusuri.

Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Mira Tayyiba, mengatakan digitalisasi bansos bukan sekadar membangun aplikasi, melainkan memperkuat ekosistem layanan publik lintas instansi yang terintegrasi, aman, dan berbasis data.

Dalam skema tersebut, Bappenas bertugas mengawal tata kelola data, Kemendagri memperkuat Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kemkomdigi memfasilitasi pertukaran data melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP), sementara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menjaga keamanan data. Di sisi lain, berbagai instansi pemilik data sektoral turut menyediakan data pendukung guna memperkuat proses verifikasi penerima manfaat.

“Target akhirnya sederhana namun sangat penting, masyarakat yang memang berhak tidak boleh terlewat, sementara yang sudah tidak memenuhi kriteria tidak lagi menerima bantuan,” ujar Mira dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026).

Menurut Mira, tantangan utama penyaluran bansos selama ini masih berkaitan dengan data antarinstansi yang belum sepenuhnya terhubung. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan data ganda, data yang tidak mutakhir, hingga proses verifikasi yang memakan waktu.

Karena itu, pemerintah memperkuat tata kelola perlindungan sosial berbasis data melalui pendekatan Digital Public Infrastructure (DPI). Dalam kerangka ini, IKD dimanfaatkan untuk meningkatkan akurasi identitas penerima manfaat, sedangkan SPLP berfungsi mendukung interoperabilitas data antarinstansi.

Mira menjelaskan SPLP bekerja layaknya “jembatan digital” yang memungkinkan pertukaran data antarinstansi berjalan lebih optimal tanpa memindahkan basis data dari instansi pemiliknya.

“SPLP memungkinkan sistem antarinstansi saling berbagi data sesuai kebutuhan, kewenangan, dan standar keamanan yang berlaku. Namun, data tetap berada di instansi masing-masing,” jelasnya.

Melalui SPLP, Portal Perlinsos milik Kementerian Sosial dapat terhubung dengan berbagai sumber data pemerintah untuk mendukung proses verifikasi dan validasi penerima bantuan, dengan tetap mengedepankan perlindungan data pribadi.

Ke depan, masyarakat dapat melakukan registrasi, verifikasi identitas, memantau proses pengajuan, hingga mengajukan sanggah melalui Portal Perlinsos. Pemerintah juga menyiapkan dua skema layanan, yakni self-service bagi masyarakat yang terbiasa menggunakan layanan digital serta assisted service bagi kelompok yang membutuhkan pendampingan petugas.

“Digitalisasi justru harus memperluas akses layanan dan mempermudah masyarakat,” kata Mira.

Sebelumnya, uji coba digitalisasi bansos telah dilakukan di Kabupaten Banyuwangi melalui tahap pendaftaran pada September 2025 dan tahap sanggah pada Maret–April 2026. Hasil evaluasi dari pelaksanaan tersebut menjadi dasar penyempurnaan sistem sebelum diterapkan di 42 daerah lainnya.

Kemkomdigi juga mengimbau masyarakat agar hanya mengakses layanan bansos melalui kanal resmi pemerintah dengan domain .go.id serta mewaspadai tautan mencurigakan yang meminta data pribadi maupun nomor rekening.

“Kami mengajak masyarakat tidak mudah percaya pada pihak yang meminta biaya atau imbalan tertentu atas nama bantuan sosial. Jika ragu, cek kembali melalui kanal resmi pemerintah,” pungkasnya.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai
  • Sumber: Kemkomdigi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Korupsi Kepala Daerah Jadi Alarm Rendahnya Integritas Cerminkan Lemahnya Tata Kelola

    Jejak Korupsi Kepala Daerah Jadi Alarm Rendahnya Integritas Cerminkan Lemahnya Tata Kelola

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kementerian Dalam Negeri memperkuat kolaborasi dalam mencegah korupsi di pemerintahan daerah melalui penguatan integritas, perbaikan tata kelola, dan pengawasan terhadap sektor-sektor yang selama ini rawan penyimpangan. Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan bertajuk Rencana Kolaborasi Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi Pemerintahan Daerah di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/7). […]

  • Kemkomdigi Awasi Ketat Normalisasi Grok Usai Komitmen Tertulis X Corp

    Kemkomdigi Awasi Ketat Normalisasi Grok Usai Komitmen Tertulis X Corp

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah memproses normalisasi akses layanan Grok secara bersyarat dan dalam pengawasan ketat, menyusul penyampaian komitmen tertulis dari X Corp terkait perbaikan layanan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di Indonesia. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menegaskan bahwa langkah normalisasi ini bukan bentuk pelonggaran tanpa kontrol, melainkan […]

  • Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pantura Jawa Terpadu, Wamen Ossy Tegaskan Tiga Dukungan Utama Kementerian ATR/BPN

    Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pantura Jawa Terpadu, Wamen Ossy Tegaskan Tiga Dukungan Utama Kementerian ATR/BPN

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN mendukung percepatan pembangunan Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa Terpadu. Kementerian ATR/BPN akan mengawal dari segi tata ruang, penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), serta pengadaan tanah. “Ada tiga hal dukungan kami […]

  • Desa Batara Jadi Lokasi Perdana Peresmian Koperasi Merah Putih di Pangkep

    Desa Batara Jadi Lokasi Perdana Peresmian Koperasi Merah Putih di Pangkep

    • account_circle RIVAI
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan turut mengikuti peresmian operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia, Sabtu (16/5/2026). Koperasi Merah Putih diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui sambungan virtual dari pusat kegiatan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Di Kabupaten Pangkep, Desa Batara […]

  • 🚨 WASPADA PENIPUAN: REKRUTMEN GURU SEKOLAH RAKYAT 🚨

    🚨 WASPADA PENIPUAN: REKRUTMEN GURU SEKOLAH RAKYAT 🚨

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Lagi ramai nih Sobat, tautan pendaftaran “Guru Sekolah Rakyat 2026” yang bawa-bawa nama BKN. Eits, jangan langsung diklik ya! 🙅‍♂️ Faktanya: ✅ Kemensos menegaskan informasi tersebut TIDAK BENAR (HOAKS). ✅ Belum ada pendaftaran resmi untuk posisi tersebut saat ini. ✅ Hati-hati, tautan tersebut meminta data pribadi yang rawan disalah gunakan! Kemensos mengimbau agar kita selalu […]

  • Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi

    Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Pemerintah akan menetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di 12 provinsi di Indonesia. Penetapan LSD ini mengubah kebijakan perubahan alih fungsi lahan sawah yang dulunya dipegang pemerintah daerah (Pemda) menjadi kewenangan pusat, dalam hal ini Kementerian Agraria dan Tata/Badan Pertanahan Nasional. Rencana tersebut disampaikan Menteri Nusron dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan Tim […]

expand_less