Pemerintah Percepat Program Perumahan, Bedah 400 Ribu Rumah Tak Layak Huni
- account_circle Rivai

Ayopangkep.id — Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026) sore. Dalam pertemuan tersebut, Maruarar didampingi Presiden Direktur Standard Chartered Indonesia, Rino Santodiono Donosepoetro.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden menerima laporan mengenai perkembangan sejumlah program prioritas di sektor perumahan yang bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat serta memperluas akses terhadap rumah layak dan terjangkau.
Salah satu program yang dilaporkan adalah Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah yang aman, nyaman, dan layak ditempati bagi masyarakat di berbagai daerah.
Selain itu, Menteri PKP juga melaporkan progres pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi. Proyek yang menjadi bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah tersebut saat ini telah memasuki tahap pembersihan lahan (land clearing) dan peletakan batu pertama (groundbreaking).
Teddy menambahkan, Maruarar turut menyampaikan rencana penambahan kuota Program Bedah Rumah pada 2027 guna memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Presiden Prabowo disebut telah menyetujui rencana tersebut.
Pemerintah, lanjut Teddy, terus mendorong pelaksanaan berbagai program prioritas di bidang perumahan, mulai dari pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan rumah susun, penataan kawasan kumuh, hingga pengembangan skema pembiayaan perumahan yang lebih mudah diakses.
“Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Teddy.
- Penulis: Rivai
- Editor: Syamsul Rivai

Saat ini belum ada komentar