Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » KPK Hibahkan Aset Rampasan Rp3,6 Miliar untuk Dukung Hilirisasi Kelapa di Indragiri Hilir

KPK Hibahkan Aset Rampasan Rp3,6 Miliar untuk Dukung Hilirisasi Kelapa di Indragiri Hilir

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat optimalisasi pengelolaan aset negara melalui penyerahan hibah barang rampasan senilai Rp3,6 miliar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir, Rabu (6/5). Penyerahan ini menjadi wujud nyata pemanfaatan hasil sitaan perkara korupsi untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor ketahanan pangan dan hilirisasi industri kelapa.

Selain mendukung pembangunan, langkah tersebut juga mencerminkan efisiensi birokrasi. Jika sebelumnya proses hibah aset negara dapat berlangsung hingga dua tahun, kali ini KPK berhasil menuntaskannya hanya dalam waktu empat bulan sejak Januari 2026. Dengan percepatan ini, aset hasil rampasan negara dapat segera dimanfaatkan dan tidak menjadi aset terbengkalai setelah perkara memperoleh kekuatan hukum tetap.

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, menyebut proses hibah kali ini termasuk yang tercepat. “Sejak Januari hingga April, persetujuan Menteri Keuangan sudah terbit. Ini salah satu proses tercepat,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 3 Maret 2026, KPK telah menyetujui permohonan hibah yang diajukan Pemkab Indragiri Hilir. Aset yang dihibahkan terdiri dari 13 bidang tanah dengan total nilai Rp3.661.925.000. Rinciannya, satu bidang tanah seluas 553 meter persegi senilai Rp16.334.000 dan 12 bidang tanah lainnya dengan total luas 34.437 meter persegi senilai Rp3.645.591.000.

Pemkab Indragiri Hilir berencana memanfaatkan aset tersebut untuk mendukung berbagai program strategis daerah, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pengembangan hilirisasi kelapa sebagai komoditas unggulan, penyediaan fasilitas umum, hingga kebutuhan pembangunan lainnya.

Seluruh aset tersebut berasal dari barang rampasan negara dalam perkara tindak pidana korupsi atas nama M. Nasir, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis periode 2013–2015. Berdasarkan putusan Mahkamah Agung, terpidana diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp6,9 miliar. Karena kewajiban itu tidak dipenuhi, jaksa eksekusi KPK menyita sejumlah aset sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara.

Mungki menegaskan, KPK juga akan terus memantau pemanfaatan aset hibah tersebut sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 145 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang Berasal dari Barang Rampasan Negara dan Barang Gratifikasi.

Monitoring dilakukan untuk memastikan aset telah resmi dibaliknamakan menjadi milik pemerintah daerah dan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat. “Kami berharap barang yang diserahterimakan hari ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kami juga akan memantau agar penggunaannya sesuai tujuan,” kata Mungki.

Ia juga menyampaikan arahan pimpinan KPK agar setiap aset hibah dipasangi plang atau papan informasi yang menjelaskan bahwa aset tersebut merupakan hasil rampasan kasus korupsi. Langkah ini dimaksudkan sebagai sarana edukasi publik sekaligus efek jera bahwa hasil tindak pidana korupsi pada akhirnya akan dirampas kembali oleh negara.

“Tujuannya sebagai efek pencegahan. Agar masyarakat memahami bahwa hasil korupsi pasti akan dikejar dan dirampas kembali oleh negara,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Indragiri Hilir Herman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan KPK kepada pemerintah daerahnya. Ia memastikan aset hibah tersebut akan dikelola secara optimal dan sesuai peruntukannya.

“Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk menerima hibah ini,” ucap Herman.

Ia menambahkan, Pemkab Indragiri Hilir segera menuntaskan proses administrasi balik nama aset dan memasang plang informasi sebagaimana instruksi KPK. Menurutnya, keberadaan aset tersebut bukan hanya mendukung pembangunan daerah, tetapi juga menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai konsekuensi serius dari tindak pidana korupsi.

“Kami merasa wajib memasang plang tersebut, karena ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat bahwa aset hasil korupsi bisa ditelusuri dan dirampas,” katanya.

Sebagai salah satu sentra perkebunan kelapa terbesar di Indonesia, Kabupaten Indragiri Hilir dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan industri hilir berbasis kelapa. Dengan tambahan aset tersebut, ruang gerak pembangunan daerah diharapkan semakin luas dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Prosesi hibah ditandai dengan penandatanganan dokumen penyerahan barang rampasan negara dan perjanjian hibah antara KPK dan Pemkab Indragiri Hilir, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dokumen secara simbolis sebagai tanda resmi berpindahnya pengelolaan aset.

Melalui mekanisme hibah ini, KPK memastikan barang rampasan negara dapat kembali dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa setiap aset yang berhasil diselamatkan dari tindak pidana korupsi akan dikembalikan kepada rakyat melalui pembangunan, pelayanan publik, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syam Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manasik Haji CJH Pangkep 2026, Kuota Kini Berdasarkan Waiting List Provinsi

    Manasik Haji CJH Pangkep 2026, Kuota Kini Berdasarkan Waiting List Provinsi

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    PANGKEP, Ayopangkep.id — Sebanyak 133 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Pangkep mengikuti kegiatan Manasik Haji yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pangkep di Aula PLHUT, Minggu (8/2/2026). Manasik ini dihadiri Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau bersama jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Kemenhaj Pangkep Samuin, serta unsur Pemerintah Daerah. Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau […]

  • Target Tiga Besar, Kafilah Pangkep Optimistis di MTQ ke-34 Sulsel

    Target Tiga Besar, Kafilah Pangkep Optimistis di MTQ ke-34 Sulsel

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Pangkep — Kafilah kabupaten Pangkep siap hadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar di Maros. Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, secara resmi melepas kebarangkatan kafilah Kabupaten. Sebanyak 46 peserta dan 20 official diberangkatkan untuk berkompetisi pada 38 cabang lomba. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Rumah Jabatan Bupati Pangkep […]

  • Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau Pimpin ASN Bersepeda ke Kantor, Dorong Budaya Bike to Work

    Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau Pimpin ASN Bersepeda ke Kantor, Dorong Budaya Bike to Work

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, bersepeda dari rumah jabatan menuju Kantor Sekretariat Daerah, Selasa (21/4/2026). Selain bupati, Sekretaris Daerah, kepala OPD, serta sejumlah ASN Pemkab Pangkep juga terlihat bersepeda menuju kantor masing-masing. Sebagai bentuk dukungan terhadap program Bike to Work yang mulai digalakkan Pemerintah Kabupaten Pangkep. Program Bike to Work ini bertujuan […]

  • 23 Ton Pangan Ilegal Digagalkan di Pontianak, Amran: Ini Jaringan Besar Mafia Pangan

    23 Ton Pangan Ilegal Digagalkan di Pontianak, Amran: Ini Jaringan Besar Mafia Pangan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memberikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas Satgas Pangan Bareskrim Polri dalam menggagalkan penyelundupan 23,1 ton komoditas pangan ilegal di Pontianak, Kalimantan Barat. Menurutnya, tindakan ini mencerminkan kehadiran negara dalam melindungi petani sekaligus menjaga stabilitas harga pangan nasional. Amran menilai kinerja Satgas Pangan patut diapresiasi karena mampu […]

  • Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

    Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP – Bupati Pangkajene dan Kepulauan, Muhammad Yusran Lalogau, melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Lapangan Sepak Bola Minasatene, Rabu (27/5). Dalam sambutannya, Bupati Yusran mengajak seluruh masyarakat untuk menghayati dan memaknai Idul Adha sebagai momentum memperkuat ketakwaan serta ketundukan kepada Allah SWT, sembari meneladani keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS dan Nabi […]

  • Paradoks Produktivitas Saat AI Membuat Karyawan Semakin Lelah

    Paradoks Produktivitas Saat AI Membuat Karyawan Semakin Lelah

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id – Anggapan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan memangkas jam kerja dan membuat karyawan lebih santai ternyata belum tentu benar. Laporan terbaru Harvard Business Review (HBR) justru menunjukkan hal sebaliknya. Alih-alih meringankan beban, kehadiran AI di kantor disebut membuat karyawan semakin sibuk, lebih stres, dan terjebak dalam ritme kerja tanpa jeda. Peneliti dari Berkeley Haas […]

expand_less