Efisiensi Belanja Negara, Pemerintah Targetkan Penghematan hingga Rp20 Triliun
- account_circle Rivai
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- comment 0 komentar

Ayopangkep.id – Pemerintah terus memperkuat tata kelola keuangan negara dengan menempuh langkah strategis melalui prioritas anggaran, refocusing, serta efisiensi belanja kementerian dan lembaga. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas belanja negara agar lebih produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, anggaran dialihkan dari pos yang dinilai kurang prioritas—seperti perjalanan dinas, rapat, belanja nonoperasional, hingga kegiatan seremonial—menuju program-program yang lebih memberikan manfaat nyata, termasuk untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra.
Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan realisasi belanja kementerian dan lembaga dengan penajaman melalui optimalisasi penggunaan anggaran. Dari langkah tersebut, potensi prioritisasi dan refocusing diperkirakan berada pada kisaran Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun.
Dalam kesempatan yang sama, Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah turut memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program ini difokuskan pada penyediaan makanan segar selama lima hari dalam sepekan, dengan pengecualian bagi wilayah tertentu seperti asrama, daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah dengan tingkat stunting tinggi.
Kebijakan efisiensi tersebut juga diproyeksikan mampu menghasilkan penghematan hingga Rp20 triliun. Pemerintah memastikan setiap langkah yang diambil tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga memperkokoh fondasi perekonomian nasional di tengah tantangan global.
Menurut Airlangga, keseluruhan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya transformasi struktural menuju ekonomi yang lebih efisien, produktif, dan tangguh.
- Penulis: Rivai
- Editor: Syam Rifai

Saat ini belum ada komentar