Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » BPJS Ketenagakerjaan Pangkep Serahkan Santunan JKM

BPJS Ketenagakerjaan Pangkep Serahkan Santunan JKM

  • account_circle Rivai

AYOPANGKEP.ID, PANGKEP — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkep menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada enam ahli waris peserta yang berasal dari sejumlah desa di Kabupaten Pangkep. Penyerahan santunan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Selasa (30/6/2026).

Enam penerima santunan merupakan ahli waris dari pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, yakni pekerja keagamaan Desa Malaka, perangkat Desa Gentung, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kanaungan, pekerja keagamaan Desa Balo-Baloang, anggota BPD Desa Todong Kura, dan anggota BPD Desa Taraweang.

Masing-masing ahli waris menerima santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta sebagai bentuk perlindungan sosial bagi pekerja yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Santunan diserahkan langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkep, Muliyati Nasrun.

Dalam sambutannya, Bupati Yusran menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan ketenagakerjaan kepada perangkat desa, anggota BPD, dan pekerja keagamaan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang iurannya ditanggung pemerintah.

“Kami dari pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten maupun pemerintah desa dan kelurahan, terus mengupayakan agar perangkat desa, anggota BPD, dan imam desa mendapatkan perlindungan jaminan ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi aparatur desa dan pekerja keagamaan beserta keluarganya.

Dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, para peserta dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang karena memiliki jaminan apabila mengalami risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkep, Muliyati Nasrun, menjelaskan bahwa seluruh pekerja yang berada dalam lingkup pemerintahan desa telah mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Pekerja yang telah terdaftar meliputi imam desa, imam dusun, pemandi jenazah, anggota BPD, aparat desa, serta unsur lainnya yang terlibat dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Santunan yang diberikan mencakup biaya pemakaman, santunan kematian, serta santunan berkala sesuai ketentuan program BPJS Ketenagakerjaan. Bagi mereka yang terdampak risiko kecelakaan kerja atau meninggal dunia, BPJS Ketenagakerjaan wajib memberikan santunan sesuai manfaat program yang diikuti,” jelas Muliyati.

Ia berharap cakupan perlindungan ketenagakerjaan dapat terus diperluas, tidak hanya bagi aparatur desa, tetapi juga pekerja informal yang turut mendukung penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa.

Menurutnya, ketua RT, ketua RW, kader, hingga pendamping masyarakat juga memiliki risiko dalam menjalankan tugas sehingga perlu mendapatkan perlindungan yang sama melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, Muliyati berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan bagi pekerja informal melalui bantuan pembayaran iuran kepesertaan.

“Untuk masyarakat yang mampu, dapat mendaftarkan diri secara mandiri. Iurannya sangat terjangkau, mulai Rp16.800 per bulan untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Jika ingin menambah manfaat Jaminan Hari Tua (JHT), total iuran yang dibayarkan sebesar Rp36.800 per bulan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada pekerja dan keluarganya saat menghadapi risiko kerja maupun risiko kematian.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Masuk Jajaran 29 Negara Pendiri World AI Cooperation Organization

    Indonesia Masuk Jajaran 29 Negara Pendiri World AI Cooperation Organization

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id — Indonesia resmi bergabung sebagai salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) melalui penandatanganan deklarasi pendirian organisasi tersebut di Shanghai, Tiongkok, pada 16 Juli 2026. Delegasi Indonesia dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, didampingi Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo. Penandatanganan tersebut turut disaksikan Sekretaris Jenderal […]

  • Bupati MYL Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Ringankan Beban Orang Tua di Tahun Ajaran Baru

    Bupati MYL Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Ringankan Beban Orang Tua di Tahun Ajaran Baru

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) kembali menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru jenjang SD/MI dan SMP/MTs pada tahun ajaran 2026/2027 Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Pangkep dalam mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat. Penyaluran seragam dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran […]

  • Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

    Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

    • account_circle Ahmad Rifai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Status hak atas tanah menjadi hal penting yang perlu dipahami para pemilik rumah toko (ruko). Umumnya, pemilik ruko hanya memegang alas hak berupa Hak Guna Bangunan (HGB). Padahal, status kepemilikan ruko bisa ditingkatkan menjadi Hak Milik. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol, Shamy Ardian, mengungkapkan bahwa peluang peningkatan hak tersebut terbuka […]

  • MYL Pantau Langsung Gerakan Pangan Murah di Pangkep

    MYL Pantau Langsung Gerakan Pangan Murah di Pangkep

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 24 kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk Kabupaten Pangkep, Gerakan Pangan Murah dipusatkan di Alun-Alun Citra Mas Pangkep, […]

  • Musrenbang Mitra Non-APBD, Pangkep Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan

    Musrenbang Mitra Non-APBD, Pangkep Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkep menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Mitra Pemerintah Daerah (Non-APBD) Tahun Anggaran 2027 sebagai upaya memperkuat kolaborasi pembangunan bersama dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pangkep itu berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Jumat (26/6/2026), dan […]

  • Prestasi Gemilang! Pangkep Sabet 3 Penghargaan, Bukti Pembangunan Semakin Merata

    Prestasi Gemilang! Pangkep Sabet 3 Penghargaan, Bukti Pembangunan Semakin Merata

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

      Ayopangkep.id, MAKASSAR – Ada kebanggaan yang tak ternilai harganya yang baru saja dibawa pulang oleh Pemerintah Kabupaten Pangkep dari Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu malam (29/3/2026). Bukan sekadar hadiah, melainkan tiga penghargaan yang menjadi bukti nyata bahwa jerih payah pembangunan selama ini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat kecil. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulsel […]

expand_less