Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Meutya: Regulasi Tak Bisa Gantikan Peran Orang Tua Lindungi Anak di Dunia Digital

Meutya: Regulasi Tak Bisa Gantikan Peran Orang Tua Lindungi Anak di Dunia Digital

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, pelindungan anak tidak lagi cukup dilakukan di lingkungan rumah dan sekolah. Ruang digital juga harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar, berkreasi, dan berkembang.

Komitmen tersebut diwujudkan pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa keberhasilan pelindungan anak di ruang digital tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada keterlibatan aktif orang tua. Ia mengingatkan agar anak di bawah usia 16 tahun tidak diberikan akses ke media sosial yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Menurut Meutya, PP TUNAS hadir sebagai instrumen untuk memperkuat peran keluarga dalam melindungi anak dari berbagai ancaman digital, seperti kecanduan media sosial, paparan konten yang tidak sesuai usia, hingga dampak terhadap kesehatan fisik, mental, dan tumbuh kembang anak.

“Regulasi ini dibuat untuk membantu orang tua menjaga anak di ruang digital, bukan untuk menggantikan peran orang tua,” ujar Meutya dalam acara Gerak Bersama Anak Indonesia di Jakarta Selatan, Minggu (19/7/2026).

Selain mengatur pengguna, PP TUNAS juga mewajibkan setiap penyelenggara platform digital menerapkan prinsip safety by design, yakni memastikan aspek keamanan anak telah menjadi bagian dari proses perancangan hingga penyediaan layanan digital.

Meutya menegaskan bahwa hak anak untuk memperoleh rasa aman juga harus dijamin di ruang digital. Platform digital memiliki tanggung jawab untuk menghormati hak-hak anak dan menyediakan layanan yang aman sejak awal pengembangan.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa ruang digital tetap menyimpan berbagai potensi risiko. Karena itu, orang tua diharapkan tidak terburu-buru mengizinkan anak memiliki akun di media sosial berisiko tinggi.

“Jika ingin anak tidak terpapar sebelum waktunya, bantulah mereka menunda membuat akun media sosial berisiko tinggi,” katanya.

Ia juga mengajak orang tua untuk terus mendampingi anak dalam menggunakan teknologi. Menurutnya, pemerintah memang terus mendorong platform memperkuat verifikasi usia pengguna, tetapi upaya tersebut tidak akan efektif tanpa pengawasan dari keluarga.

“Jangan sampai orang tua mengetahui anaknya menggunakan media sosial yang seharusnya belum boleh diakses, tetapi justru membiarkannya. Regulasi tidak dapat bekerja sendiri,” ujarnya.

Selain penguatan regulasi, Meutya menilai literasi digital merupakan bekal penting agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara aman, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Dengan literasi yang baik serta pendampingan yang memadai, anak diharapkan tidak menjadi korban algoritma, melainkan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan membangun masa depan digital Indonesia.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai
  • Sumber: Kemkomdigi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

    Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menjadi pembicara dalam kegiatan Akademi Politik yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Sabtu (13/06/2026). Sejalan dengan tema “Asta Cita sebagai Kompas Peradaban: Meneguhkan Kepemimpinan Bangsa yang Tangguh, Berdaulat, dan Berkemajuan”, dalam paparannya, […]

  • Pangkep Cari Duta Anak Terbaik, Cetak Pelopor dan Pelapor Perlindungan Anak

    Pangkep Cari Duta Anak Terbaik, Cetak Pelopor dan Pelapor Perlindungan Anak

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP— Pemerintah Kabupaten Pangkep kembali menggelar Pemilihan Duta Anak Tahun 2026 sebagai upaya melahirkan generasi muda yang aktif menyuarakan hak-hak anak dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Pemilhan duta anak tahun 2026 mengusung tema “Bermimpi itu Awal, Beraksi itu Bukti. Pangkep Layak Anak, Bukan Hanya Kata” ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep Hj. […]

  • Desa Batara Jadi Lokasi Perdana Peresmian Koperasi Merah Putih di Pangkep

    Desa Batara Jadi Lokasi Perdana Peresmian Koperasi Merah Putih di Pangkep

    • account_circle RIVAI
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan turut mengikuti peresmian operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia, Sabtu (16/5/2026). Koperasi Merah Putih diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui sambungan virtual dari pusat kegiatan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Di Kabupaten Pangkep, Desa Batara […]

  • Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat

    Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Kupang – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meminta seluruh pegawai Kementerian ATR/BPN, termasuk jajaran di Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjadikan masyarakat sebagai poros pelayanan pertanahan. Setiap proses pelayanan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan kepastian waktu, kemudahan prosedur, dan penyelesaian layanan […]

  • Waspada Hoaks: Tautan Cek Bansos 2026 Mengatasnamakan Kemensos

    Waspada Hoaks: Tautan Cek Bansos 2026 Mengatasnamakan Kemensos

    • account_circle Ahmad Rifai
    • 0Komentar

    Penjelasan: Beredar informasi palsu mengenai sebuah tautan yang diklaim sebagai link untuk mengecek bantuan sosial (bansos) tahun 2026 dengan mengatasnamakan Kementerian Sosial (Kemensos). Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Melalui surat resmi bernomor 29/1.6/HM.03/1/2026 tertanggal 24 Januari 2026, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial, Devi Deliani, menegaskan bahwa informasi terkait tautan cek bansos yang meminta masyarakat […]

  • Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

    Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mendaftarkan tanah wakaf. Menurutnya, peran para nazir dan wakif menjadi faktor penting dalam percepatan sertipikasi tanah wakaf yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. “Perbandingan datanya, tahun 2015-2016 total bidang tanah wakaf baru 100 […]

expand_less