Pergantian Kepala Rutan Pangkep, Bupati Ajak Perkuat Sinergi
- account_circle Rivai

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan sambutan pada acara lepas sambut Kepala Rutan Kelas IIB Pangkep yang digelar di Aula Ngusman, Senin (20/4)
Ayopangkep.id, PANGKEP —Kepala rumah tahanan (Rutan) kelas 2b Pangkep berganti.
Pejabat kepala rutan yang lama, Irphan Dwi Sandjojo diganti oleh pejabat baru, Rachmat Efendy.
Lepas sambut Kepala rutan kelas 2b Pangkep, dilaksanakan di aula Ngusman, Rutan kelas 2b Pangkep, Senin(20/4).
Lepas sambut dihadiri Bupati Pangkep, Forkopimda dan pejabat Kanwil Pemasyarakatan.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menyampaikan bahwa secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Pangkep, pihaknya menilai kolaborasi antara Pemda dan rutan selama ini telah berjalan sangat baik.
Sinergi ini, kata Yusran, penting agar pelayanan kepada masyarakat serta berbagai program kegiatan dapat terlaksana dengan lancar.
Menurutnya, seluruh pihak perlu saling mendukung agar harapan Presiden dan kementerian dapat dijalankan secara maksimal.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Ayo kita terus berkolaborasi untuk mewujudkan pemerintahan yang baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan bagi warga binaan agar mereka mendapatkan bekal positif selama menjalani masa pidana. Sehingga, memiliki bekal keahlian ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Rutan lama, Irphan Dwi Sandjojo menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin selama bertugas di Kabupaten Pangkep.
Ia menegaskan hubungan antara pemkab Pangkep, berbagai pihak dan media dengan rumah tahanan tidak bisa dipisahkan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Selama bertugas di Pangkep, ia mengaku memiliki kesan mendalam terhadap daerah ini. Menurutnya, Pangkep memiliki potensi besar dengan kekayaan alam yang lengkap, mulai dari pegunungan hingga wilayah laut.
“Pangkep luar biasa. Potensinya sangat besar. Semoga ke depan semakin hebat lagi,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada warga binaan agar senantiasa mematuhi tata tertib serta mengikuti seluruh program pembinaan yang telah disiapkan.
Menurutnya, kepatuhan dan kesungguhan dalam menjalani pembinaan akan membuka peluang memperoleh hak-hak warga binaan, seperti remisi maupun pembebasan bersyarat.
“Gunakan masa pidana ini untuk menempa diri dan membekali diri, sehingga saat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat bisa menjadi pribadi yang lebih berguna dan bermanfaat,” katanya.
Selanjutnya, ia akan melanjutkan tugas sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Pacitan.
Sementara itu, Kepala Rutan yang baru, Rachmat Efendy, menyampaikan, sebelumnya bertugas sebagai kepala rutan Makale.
Sebagai langkah awal katanya, terlenih dahulu akan beradaptasi dengan lingkungan kerja dan jajarannya.
“Saya kan baru. Harua baca lingkungan dulu. Paling tidak, saya kenal petugas saya, warga binaan dan lainnya, ” katanya.
Rachmat berharap hubungan baik dengan insan media dapat terus terjalin sebagai mitra kerja strategis dalam mendukung keterbukaan informasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Harapannya media bisa menjadi rekan kerja kita,” singkatnya.
- Penulis: Rivai
- Editor: Syam Rivai

Saat ini belum ada komentar