Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Adat

Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Adat

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id, Lima Puluh Kota – Sertipikat tanah ulayat menjadi pegangan penting bagi masyarakat adat di Sumatera Barat dalam menjaga aset nagari agar tetap terlindungi dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Bagi masyarakat Nagari Sitapa di Kabupaten Lima Puluh Kota, kepastian hukum atas tanah ulayat sangatlah memperkuat posisi ninik mamak dalam melindungi tanah adat dari berbagai potensi permasalahan.

Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sitapa, Kabupaten Lima Puluh Kota, Datuk Paduko Mogek Yosef Purnama menceritakan pengalaman yang menjadi pelajaran besar bagi masyarakat adat tentang pentingnya perlindungan hukum atas tanah ulayat.

Pada masa pandemi Covid-19, hutan di wilayah nagarinya banyak ditebangi kaumnya. Kondisi ekonomi yang sulit kala itu membuat masyarakat memanfaatkan hutan pinus secara tak terkendali. Situasi tersebut menjadi pukulan berat bagi masyarakat adat yang selama ini menjaga tanah ulayat sebagai warisan bersama nagari.

“Kami sudah mencoba berbagai cara, mulai dari sosialisasi, pendekatan secara adat, sampai membujuk anak kemenakan supaya tidak memanfaatkan aset nagari secara berlebihan. Tapi, waktu itu situasinya memang sulit karena banyak masyarakat kehilangan pekerjaan dan penghasilan,” ujar Yosef Purnama.

Di balik posisinya sebagai pemimpin adat, Yosef Purnama mengaku keputusan yang diambil saat itu bukan perkara mudah. Para ninik mamak bahkan harus menempuh langkah hukum demi melindungi tanah ulayat mereka sendiri. “Kami menangis semua. Sebagai anak nagari tentu rasanya ini kerugian besar bagi kami. Tetapi tanah ulayat harus tetap dijaga karena itu milik bersama anak kemenakan, bukan untuk habis hari ini saja,” tuturnya.

Pengalaman tersebut menjadi titik balik bagi masyarakat adat Nagari Sitapa untuk memperkuat perlindungan tanah ulayat melalui kepastian hukum. Yosef Purnama menuturkan, saat proses penanganan berlangsung, masyarakat adat sempat menghadapi kendala karena belum kuatnya pembuktian subjek hak atas tanah ulayat yang mereka kelola secara turun-temurun.

Kini, sertipikat tanah ulayat menjadi pegangan baru bagi masyarakat adat Nagari Sitapa dalam menjaga aset nagari. “Dengan adanya sertipikat tanah ulayat ini, sekarang niniak mamak bisa melindungi tanah ulayat karena telah memiliki kepastian hukum bahwa tanah ini memang tanah ulayat kami,” kata Yosef Putnama.

Bagi masyarakat Nagari Sitapa, sertipikat tanah ulayat bukan sekadar dokumen administrasi pertanahan. Lebih dari itu, sertipikat menjadi simbol pengakuan negara terhadap keberadaan masyarakat adat sekaligus benteng bagi nagari untuk menjaga warisan leluhur agar tetap dapat dimanfaatkan oleh generasi berikutnya.

Rilis’ Kamis, 14 Mei 2026

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syam Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut turun saat menjelang pelaksanaan salat Id 1447 Hijriah di di Lapangan SMA 8 Tondong Tallasa Desa Bantimurung Kecamatan Tondong Tallasa, Sabtu 21 Maret 2026.(Foto: Mamat)

    [Foto] Suasana Berkabut Tempat Salat Id Bupati Pangkep Yusran

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Momen menarik, kabut terlihat turun saat pelaksanaan salat Id di Desa Bantimurung Kecamatan Tondong Tallasa yang dihadiri Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau dan Kapolres Pangkep AKBP Muhammad Husni Ramli. Suasana ini sempat diabadikan Fotografer Protokoler Pemda Pangkep, Mamat.

  • Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

    Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mendaftarkan tanah wakaf. Menurutnya, peran para nazir dan wakif menjadi faktor penting dalam percepatan sertipikasi tanah wakaf yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. “Perbandingan datanya, tahun 2015-2016 total bidang tanah wakaf baru 100 […]

  • 🚨 WASPADA PENIPUAN: REKRUTMEN GURU SEKOLAH RAKYAT 🚨

    🚨 WASPADA PENIPUAN: REKRUTMEN GURU SEKOLAH RAKYAT 🚨

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Lagi ramai nih Sobat, tautan pendaftaran “Guru Sekolah Rakyat 2026” yang bawa-bawa nama BKN. Eits, jangan langsung diklik ya! 🙅‍♂️ Faktanya: ✅ Kemensos menegaskan informasi tersebut TIDAK BENAR (HOAKS). ✅ Belum ada pendaftaran resmi untuk posisi tersebut saat ini. ✅ Hati-hati, tautan tersebut meminta data pribadi yang rawan disalah gunakan! Kemensos mengimbau agar kita selalu […]

  • Prabowo Subianto Lantik Kepala Staf Kepresidenan dan Badan Komunikasi Pemerintah

    Prabowo Subianto Lantik Kepala Staf Kepresidenan dan Badan Komunikasi Pemerintah

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat tinggi di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/04/2026). Dalam prosesi tersebut, Dudung Abdurachman resmi ditunjuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan, sementara Muhammad Qodari menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Keduanya diangkat berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 52/P Tahun 2026. Selain itu, Presiden juga melantik Abdul Kadir Karding […]

  • Seleksi Penerimaan Taruna Baru Politeknik Agraria STPN, Jaring SDM Unggul Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

    Seleksi Penerimaan Taruna Baru Politeknik Agraria STPN, Jaring SDM Unggul Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Cikeas – Perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), yaitu Politeknik Agraria STPN, menyelenggarakan Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027. Calon Taruna/i yang nantinya akan bergabung dalam perkuliahan Politeknik Agraria STPN akan dipersiapkan menjadi insan pertanahan dan tata ruang yang dapat berkontribusi ke pembangunan Indonesia. “Kita […]

  • Silmy Karim Dicopot dari Jabatan Wamen Imipas, Pemerintah Jamin Pelayanan Tak Terganggu

    Silmy Karim Dicopot dari Jabatan Wamen Imipas, Pemerintah Jamin Pelayanan Tak Terganggu

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id — Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghormati proses hukum yang tengah berlangsung terkait kasus yang melibatkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan korupsi. Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026), Prasetyo Hadi menyampaikan […]

expand_less