Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Judi Online Terus Bermunculan, Komdigi Perkuat Penindakan hingga ke Jaringan Pelaku

Judi Online Terus Bermunculan, Komdigi Perkuat Penindakan hingga ke Jaringan Pelaku

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menangani 4,1 juta konten perjudian online yang ditemukan di ruang digital. Pemerintah menegaskan penanganan tidak berhenti pada pemutusan akses, tetapi juga diarahkan untuk mempersempit ruang gerak pelaku dan mengejar jaringan di balik aktivitas tersebut.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pemberantasan judi online membutuhkan upaya berkelanjutan karena pelaku terus mencari cara baru untuk menjangkau masyarakat.

“Sekali lagi ini bukan capaian, tapi ini progress report yang perlu kita sampaikan. Seharusnya angkanya di atas itu,” ujar Meutya dalam Peluncuran Sayembara GEBUK JUDOL Ronde 3 dan talkshow “Cerdas Berteknologi” di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026).

Dari total 4,1 juta konten perjudian yang telah ditangani, sekitar 3,6 juta di antaranya berupa situs dan alamat IP. Terhadap situs dan IP tersebut, pemerintah dapat melakukan pemutusan akses.

Namun, upaya tersebut menghadapi tantangan karena pelaku kerap kembali membuat situs, akun, maupun saluran baru setelah akses sebelumnya diblokir. Promosi judi online juga ditemukan memanfaatkan fitur interaksi di berbagai platform digital, termasuk kolom komentar.

“Ketika kita lakukan intervensi, kita lakukan pemutusan akses muncul lagi. Kita lakukan lagi muncul lagi. Artinya apa? Kita memang harus berjibaku bersama-sama untuk menurunkan angka ini,” tegas Meutya.

Menurut Meutya, pola tersebut menunjukkan bahwa judi online memiliki karakter kejahatan lintas negara. Infrastruktur yang digunakan pelaku dapat berada di luar Indonesia, sementara sasaran aktivitasnya adalah masyarakat di dalam negeri.

“Sebagian besar yang ditemukan oleh Pak Dirjen Alexander Sabar, IP-nya berada bukan di dalam negeri. Ada yang di luar negeri tapi mengakses manusia-manusia warga negara Indonesia,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah akan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pihak terkait untuk tidak hanya menindak konten perjudian, tetapi juga mengejar pihak yang mengoperasikan situs dan jaringan tersebut.

Meutya menilai pemutusan akses harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum terhadap bandar dan jaringan perjudian. Tanpa tindakan terhadap aktor di baliknya, saluran baru berpotensi terus bermunculan.

“Tidak cuma Kemkomdigi saja. Ada juga para penegak hukum yang tentu harus juga melakukan penegakan hukum yang membuat efek jerat kepada para bandar. Karena kalau tidak dijerat, ya nanti situsnya dibuat lagi dan dibuat lagi,” katanya.

Selain pemerintah dan aparat penegak hukum, industri digital juga dinilai memiliki peran penting dalam mencegah platform dimanfaatkan sebagai sarana distribusi judi online. Komdigi mendorong penyelenggara layanan digital memperkuat sistem deteksi, pencegahan, dan penanganan konten perjudian.

“Tidak bisa pemerintah sendiri. Kita membutuhkan industri, kita membutuhkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang digital kita,” kata Meutya.

Masyarakat juga dapat membantu pemerintah dengan melaporkan konten perjudian yang ditemukan di ruang digital. Meutya mengajak mitra pengemudi, pelaku UMKM, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat luas untuk aktif melaporkan konten tersebut melalui kanal resmi.

“Satu orang, satu situs. Satu orang melaporkan satu situs, kalau dijumlah ini akan menjadi angka yang besar juga,” ujarnya.

Meutya mengingatkan dampak judi online dapat dirasakan berbagai kelompok masyarakat tanpa memandang usia maupun status sosial. Karena itu, pemberantasan judi online juga perlu dibarengi dengan edukasi dan peningkatan literasi digital.

“Yang terdampak bisa saja diri kita, keluarga kita, anak kita, orang tua. Banyak juga. Jadi tidak mengenal usia, tidak mengenal status sosial,” katanya.

Meutya menempatkan pemberantasan judi online sebagai bagian dari prinsip kerja Kemkomdigi, yakni “Terhubung, Tumbuh, Terjaga”. Menurutnya, perkembangan digital harus memberikan manfaat sekaligus memastikan masyarakat terlindungi dari berbagai ancaman di ruang digital.

“Tidak ada digitalisasi yang layak dilakukan ketika dia tidak membuat manusia-manusia Indonesia terjaga,” tegas Meutya.

Pemerintah akan terus melakukan pemutusan akses terhadap konten perjudian sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan yang berada di baliknya. Upaya tersebut akan dilakukan bersama aparat penegak hukum, industri digital, dan masyarakat.

“Kita saling bantu, saling jaga, silakan lapor,” ujar Meutya.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai
  • Sumber: Kemkomdigi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahkan HUT ke-66 Pangkep, Bupati MYL dan TP PKK Pangkep Gelar Senam Massal Dorong Gaya Hidup Sehat

    Meriahkan HUT ke-66 Pangkep, Bupati MYL dan TP PKK Pangkep Gelar Senam Massal Dorong Gaya Hidup Sehat

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, Wakil Bupati Abdul Rahman Assagaf, Ketua TP PKK Nurlita Wulan Purnama, Staf Ahli TP PKK Andi Yuliana, Kapolres Pangkep AKBP Muh. Husni Ramli, serta jajaran pimpinan OPD dan berbagai organisasi perempuan, senam bersama Masyarakat, di alun-alun Citra Mas, Pangkajene, Minggu, (12/4). Senam sehat bersama masyarakat, digelar Pemerintah […]

  • Rakor Bersama DPR RI Bahas Konflik Agraria, Menteri Nusron Jelaskan Tiga Kategori dan Mekanisme Penyelesaiannya

    Rakor Bersama DPR RI Bahas Konflik Agraria, Menteri Nusron Jelaskan Tiga Kategori dan Mekanisme Penyelesaiannya

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk membahas upaya penyelesaian konflik agraria dan Reforma Agraria, Selasa (11/08/2026). Saat ditemui awak media usai rakor berakhir, Menteri Nusron menjelaskan bahwa penyelesaian konflik perlu dilakukan dengan mempertimbangkan […]

  • Ingin Sertipikatkan Tanah untuk Pertama Kali secara Mandiri, Lengkapi Syarat Berikut

    Ingin Sertipikatkan Tanah untuk Pertama Kali secara Mandiri, Lengkapi Syarat Berikut

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Memiliki sertipikat merupakan langkah penting untuk memastikan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah. Masyarakat dapat mengurus pembuatan sertipikat tanah secara mandiri melalui Kantor Pertanahan (Kantah), dengan memenuhi persyaratan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan tanpa harus menggunakan perantara. Dalam proses pengurusan sertipikat tanah secara mandiri, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021, pemohon […]

  • Pangkep Terapkan Manajemen Talenta ASN untuk Perkuat Sistem Merit

    Pangkep Terapkan Manajemen Talenta ASN untuk Perkuat Sistem Merit

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mulai menerapkan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari penguatan sistem merit dalam birokrasi pemerintahan. Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan, manajemen talenta bertujuan menemukan ASN yang memiliki talenta sesuai kemampuan dan potensi sesuai kompetensi untuk menduduki jabatan strategis di lingkup pemerintahan daerah. “Manajemen […]

  • Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pantura Jawa Terpadu, Wamen Ossy Tegaskan Tiga Dukungan Utama Kementerian ATR/BPN

    Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pantura Jawa Terpadu, Wamen Ossy Tegaskan Tiga Dukungan Utama Kementerian ATR/BPN

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN mendukung percepatan pembangunan Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa Terpadu. Kementerian ATR/BPN akan mengawal dari segi tata ruang, penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), serta pengadaan tanah. “Ada tiga hal dukungan kami […]

  • Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

    Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Transformasi layanan pertanahan yang sedang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) didasari dengan dua orientasi, yakni kepastian dan kemudahan bagi masyarakat. Semangat perubahan tersebut disebarkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, kepada seluruh pihak terkait untuk memastikan target transformasi dapat terwujud. “Semangat transformasi yang kita lakukan tujuannya untuk memberikan […]

expand_less