Israel Serang Lebanon, 1 Prajurit TNI Gugur Dan 3 Luka Berat
- account_circle Rivai
- calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
- comment 0 komentar

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80
Ayopangkep.id — Satu prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon dilaporkan gugur akibat serangan artileri Israel. Selain itu, tiga personel lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan bahwa korban terdiri dari satu prajurit meninggal dunia, satu orang luka berat, dan dua lainnya mengalami luka ringan.
“Seluruh korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ia menjelaskan, insiden yang terjadi pada Minggu (29/3) itu dipicu oleh meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah di wilayah Lebanon selatan. Dalam situasi saling serang artileri tersebut, posisi kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar turut terdampak.
“Insiden terjadi di tengah baku tembak artileri, dan saat ini masih dalam proses klarifikasi oleh pihak UNIFIL,” jelasnya.
Pihak Mabes TNI, lanjut Rico, akan terus memberikan perkembangan terbaru terkait kejadian tersebut.
Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan kecaman keras atas insiden tersebut. Indonesia juga mendesak dilakukannya penyelidikan yang menyeluruh dan transparan.

Pemerintah RI turut menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit TNI yang sedang menjalankan misi perdamaian dunia.
Selain itu, Indonesia kembali menegaskan kecamannya terhadap serangan Israel di Lebanon selatan, serta menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati kedaulatan wilayah Lebanon, menghentikan serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur, serta mengedepankan dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
- Penulis: Rivai
- Editor: Syam Rifai

Saat ini belum ada komentar