Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » AI Akan Kelola Data Bansos Lebih Akurat, Pemerintah Bidik 18 Juta Keluarga Penerima

AI Akan Kelola Data Bansos Lebih Akurat, Pemerintah Bidik 18 Juta Keluarga Penerima

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id — Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama melalui penguatan ekonomi riil dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Salah satu fokus utama pemerintah adalah penerapan AI untuk mendukung digitalisasi bantuan sosial (bansos) serta memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam Indonesia Summit 2026 di Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026), Meutya mengungkapkan bahwa program digitalisasi bansos ditujukan untuk menjangkau sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat atau setara dengan 50 juta penerima bantuan di seluruh Indonesia.

Menurutnya, uji coba program yang telah dilakukan di Kabupaten Banyuwangi menunjukkan hasil yang menjanjikan. Pemerintah kini tengah mempersiapkan perluasan implementasi ke berbagai daerah.

“Jika berjalan sesuai rencana, program ini berpotensi menjadi salah satu inisiatif inklusi digital terbesar di kawasan,” kata Meutya.

Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan AI memungkinkan pemerintah mengelola dan menganalisis data penerima bantuan secara lebih akurat. Teknologi tersebut dapat mempercepat proses verifikasi, pemutakhiran data, hingga pengambilan keputusan sehingga penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran dan efisien.

“AI membantu pemerintah mengelola data dengan lebih baik sehingga proses verifikasi, pembaruan data penerima, hingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat,” ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas layanan publik, Meutya menilai AI juga akan menjadi pendorong pertumbuhan UMKM yang selama ini berperan sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Melalui dukungan teknologi digital, pelaku UMKM dapat memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta membuka peluang ekspansi hingga ke tingkat regional. Pemanfaatan teknologi ini juga diyakini akan memperkuat kontribusi UMKM dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia.

Meutya menambahkan, potensi tersebut sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi digital nasional yang diperkirakan mencapai 360 miliar dolar AS pada 2030. Pertumbuhan itu ditopang oleh pesatnya perkembangan e-commerce, tingginya penetrasi internet, serta peran strategis UMKM dalam menggerakkan ekonomi domestik.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari besarnya nilai ekonomi yang tercipta, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi digital harus berdampak nyata bagi rakyat. Teknologi harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan, memperkuat UMKM, dan memastikan transformasi digital menghadirkan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai
  • Sumber: Kemkomdigi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Ramadan di Bungoro, Bupati Pangkep Ajak Jemaah Renungkan Makna Nuzulul Qur’an

    Safari Ramadan di Bungoro, Bupati Pangkep Ajak Jemaah Renungkan Makna Nuzulul Qur’an

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Pangkep — Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Pangkep melanjutkan Safari Ramadan di Masjid Nurul Tarbiyah, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Jumat (6/3/2026). Momentum ini bertepatan dengan suasana peringatan Nuzulul Qur’an, peristiwa turunnya kalam Allah sebagai kompas hidup umat manusia. Dalam sambutannya usai salat tarawih, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, menyampaikan bahwa memasuki pertengahan […]

  • Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

    Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melangsungkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Aceh dalam rangka Sinergi Bidang Agraria, Pertanahan, dan Tata Ruang pada Selasa (12/05/2026) di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta. Penandatanganan yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan ini menjadi langkah awal penguatan tata kelola […]

  • Urus Sendiri Tanpa Perantara, Masyarakat Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan

    Urus Sendiri Tanpa Perantara, Masyarakat Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Transparansi proses, kejelasan informasi, serta kemudahan akses layanan menjadi hal yang makin dirasakan masyarakat saat mengurus urusan pertanahan di Kantor Pertanahan (Kantah). Pengalaman tersebut membentuk kesan baru bagi masyarakat yang tadinya ragu untuk mengurus secara mandiri karena belum memahami tahapan proses layanan pertanahan dengan pasti. “Menurut saya perkembangannya sangat luar biasa. Meskipun […]

  • Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

    Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

    • account_circle RIVAI
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima barang rampasan negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui penetapan status penggunaan. Penyerahan aset dilakukan di Kantor Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM), Jakarta pada Selasa (15/09/2026). Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menjelaskan bahwa aset yang diserahkan ke Kementerian ATR/BPN akan dimanfaatkan […]

  • Program Pengabdian Masyarakat Skema Bottom-Up Tahun 2026 dari Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran ITB, dengan mengangkat topik “Penguatan Mitigasi Malaria Berbasis Komunitas melalui Eksplorasi Bio-Repelen Lokal dengan Optimasi Teknologi Ekstraksi Sederhana.”(Dok.ITB).

    Bio-Repelen Lokal untuk Mitigasi Malaria, ITB Perkuat Pemberdayaan Masyarakat di Pangkajene dan Kepulauan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Pangkep – Institut Teknologi Bandung (ITB) mendorong penguatan mitigasi malaria berbasis komunitas melalui pemanfaatan bio-repelen dari bahan alam lokal. Upaya tersebut dilakukan melalui Program Pengabdian Masyarakat Skema Bottom-Up Tahun 2026 dari Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran ITB, dengan mengangkat topik “Penguatan Mitigasi Malaria Berbasis Komunitas melalui Eksplorasi Bio-Repelen Lokal dengan Optimasi Teknologi Ekstraksi […]

  • Resmi..!! Pemerintah Umumkan 1 Syawal Hari Sabtu 21 Maret 2026 Play Button

    Resmi..!! Pemerintah Umumkan 1 Syawal Hari Sabtu 21 Maret 2026

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Syawal atau lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, usai diputuskan melalui Sidang Isbat yang digelar di Jakarta. “Hasil Sidang Isbat menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada hari Sabtu,” ujar Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat memimpin konferensi pers […]

expand_less