Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Gerakan Pangan Murah Semarakkan HUT ke-81 RI, 50 UMKM Pangkep Ikut Berjualan

Gerakan Pangan Murah Semarakkan HUT ke-81 RI, 50 UMKM Pangkep Ikut Berjualan

  • account_circle Rivai

AYOPANGKEP.ID, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menghadirkan Gerakan Pangan Murah sekaligus melibatkan puluhan pelaku UMKM kuliner dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di pelataran Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Selasa (11/8/2026), tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menikmati beragam produk UMKM.

Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan Pemkab Pangkep bekerja sama dengan Perum Bulog.

Sejumlah bahan pokok dijual di bawah harga pasar, di antaranya beras Rp58 ribu per lima kilogram, minyak goreng Rp15.500 per liter, dan tepung terigu Rp10 ribu per kilogram.

Ketua Panitia, Haris, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih ringan.

“Kita mengadakan Gerakan Pangan Murah yang kita kerja sama dengan Bulog dengan harga di bawah harga pasar,” kata Haris.

Selain menyediakan kebutuhan pokok, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya sektor kuliner.

Sebanyak 50 UMKM turut ambil bagian pada pelaksanaan hari pertama. Menurut Haris, jumlah peserta UMKM masih berpotensi bertambah pada pelaksanaan berikutnya.

“UMKM yang berpartisipasi ini ada 50 untuk hari ini, dan besok masih bisa bertambah,” ujarnya.

Kehadiran UMKM menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 RI yang turut diisi dengan kegiatan baris-berbaris.

Dengan perpaduan Gerakan Pangan Murah dan tenan UMKM, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga dapat menikmati sekaligus membeli beragam produk kuliner lokal yang ditawarkan pelaku usaha.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

    Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Kupang – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menetapkan kebijakan untuk mentransformasi sejumlah layanan pertanahan agar lebih pasti, cepat, dan memudahkan masyarakat. Transformasi dilakukan dengan penyederhanaan prosedur, integrasi data pertanahan, penerapan Pengukuran Terjadwal, dan percepatan layanan Peralihan Hak. Dalam proses transformasi layanan pertanahan ini andil pemerintah daerah (Pemda) juga […]

  • Sinergi Pemda dan BPOM, Pangkep Siap Wujudkan Sistem Keamanan Pangan Terpadu

    Sinergi Pemda dan BPOM, Pangkep Siap Wujudkan Sistem Keamanan Pangan Terpadu

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Pangkep — Mendukung pelaksanaan tiga program prioritas nasional di bidang keamanan pangan tahun 2026, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar melaksanakan kegiatan advokasi lintas sektor di Kabupaten Pangkep. Program tersebut meliputi Desa Pangan Aman, Sekolah yang Membudayakan Keamanan Pangan, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas. Kegiatan advokasi ini bertujuan untuk mensosialisasikan program […]

  • Begini Cara Masyarakat Memastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN

    Begini Cara Masyarakat Memastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Masyarakat yang didatangi petugas ukur untuk melakukan pengukuran tanah diimbau agar memastikan petugas yang datang adalah petugas resmi dari Kantor Pertanahan (Kantah). Langkah ini penting dilakukan agar masyarakat lebih aman dan terhindar dari potensi penyalahgunaan oleh pihak yang mengatasnamakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, […]

  • Mentan Amran Gerak Cepat Tindak Laporan Bawang Ilegal dan Pupuk Subsidi dari Mahasiswa

    Mentan Amran Gerak Cepat Tindak Laporan Bawang Ilegal dan Pupuk Subsidi dari Mahasiswa

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan respons cepat terhadap berbagai aspirasi mahasiswa dalam diskusi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Dalam forum yang dihadiri sekitar 118 perwakilan mahasiswa dari berbagai daerah itu, Mentan Amran langsung menindaklanjuti sejumlah laporan dugaan pelanggaran di sektor pertanian. Dua persoalan yang menjadi […]

  • Mengusung Semangat Persatuan, Logo HUT Ke-81 RI Resmi Diluncurkan

    Mengusung Semangat Persatuan, Logo HUT Ke-81 RI Resmi Diluncurkan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID — Pemerintah resmi memperkenalkan logo dan identitas visual Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (29/6/2026). Logo yang terpilih merupakan karya desainer asal Padang, Fajar Novario, yang mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengatakan, karya Fajar Novario […]

  • Purbaya Bantah Laporan Tempo, SAL Disebut Masih Rp420 Triliun

    Purbaya Bantah Laporan Tempo, SAL Disebut Masih Rp420 Triliun

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi artikel Tempo edisi 26 April 2026 berjudul “Stimulus Hampa Dana Sisa Anggaran Lebih” yang menyoroti saldo anggaran lebih (SAL) sebesar Rp120 triliun di bank sentral. Purbaya membantah angka tersebut dan menyatakan bahwa total SAL saat ini masih mencapai Rp420 triliun. Ia menilai pemberitaan Tempo keliru dan […]

expand_less