Breaking News
light_mode
Beranda » Cek Fakta » BMKG Dorong Literasi Kebencanaan Melalui Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami

BMKG Dorong Literasi Kebencanaan Melalui Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id –Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami melalui penyelenggaraan Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG) 2026. Kegiatan bertema “Pahami Potensi dan Aksi Cepat Hadapi Gempabumi dan Tsunami Menuju Indonesia Emas 2045” itu digelar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, Pacitan merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi tinggi terhadap gempa bumi dan tsunami. Karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko bencana.

Menurut Faisal, SLG bertujuan membekali masyarakat dan pemerintah daerah agar mampu memahami potensi bencana, mengenali tanda-tanda bahaya, serta merespons informasi dan peringatan dini resmi dari BMKG secara cepat dan tepat. Program ini juga sejalan dengan inisiatif global Early Warning, Early Action dan Early Warnings for All.

Ia menegaskan bahwa meski gempa bumi dan tsunami belum dapat diprediksi waktu kejadiannya, kesiapsiagaan dapat dibangun melalui edukasi dan latihan yang berkelanjutan. Para peserta diharapkan tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga menyebarluaskan pengetahuan tersebut kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Faisal turut mengapresiasi berbagai upaya mitigasi yang telah dilakukan Pemerintah Desa Sidomulyo dan masyarakat. Desa tersebut berhasil meraih predikat Desa Tangguh Bencana Tsunami Tingkat Utama dari BNPB pada 2024. BMKG bahkan menilai Sidomulyo layak diusulkan menjadi Tsunami Ready Community yang diakui UNESCO, sehingga dapat menambah jumlah desa berstatus tersebut di Indonesia.

Selain itu, BMKG memberikan apresiasi kepada Stasiun Geofisika Nganjuk dan Pusat Gempa Regional (PGR) Yogyakarta yang dinilai konsisten membangun sinergi dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan literasi kebencanaan.

Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Nganjuk Iwan Setiawan menjelaskan, SLG bertujuan meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terhadap informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami, sekaligus memperkuat koordinasi antara BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah dalam penyebarluasan informasi kebencanaan.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai potensi sumber gempa dan tsunami, sistem informasi gempa bumi BMKG, sistem peringatan dini tsunami, hingga simulasi kesiapsiagaan melalui tabletop exercise. Kegiatan ini diikuti 53 peserta yang berasal dari unsur masyarakat, TNI, Polri, BPBD, Forkopimda, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, relawan kebencanaan, serta media.

Anggota Komisi V DPR RI Ali Mufthi turut mengapresiasi penyelenggaraan SLG di Pacitan. Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membangun komitmen bersama agar masyarakat memiliki pengetahuan dan respons yang tepat saat bencana terjadi.

Melalui penyelenggaraan Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami 2026, BMKG berharap kapasitas masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami semakin meningkat. Upaya ini diharapkan mampu membangun budaya kesiapsiagaan yang berkelanjutan serta mewujudkan masyarakat yang tangguh menghadapi bencana menuju Indonesia Emas 2045.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik

    Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa peralihan arsip pertanahan ke bentuk elektronik merupakan sebuah keniscayaan. Dalam Webinar Kearsipan ATR/BPN Tahun 2026 bertema “Mewujudkan Kepastian Hukum Melalui Arsip Elektronik yang Akuntabel”, Sekjen ATR/BPN mengatakan hal tersebut menjadi krusial di tengah tuntutan transformasi digital. “Keterbatasan […]

  • Tekan Leptospirosis, Pemkab Pangkep Luncurkan Program Tikus Berhadiah di Bulu Cindea

    Tekan Leptospirosis, Pemkab Pangkep Luncurkan Program Tikus Berhadiah di Bulu Cindea

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP — Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau meresmikan program Tikus Berhadiah (TIBER) di Kampung Majannang, Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Rabu (24/6/2026). Program berbasis insentif ini digagas untuk menekan penyebaran penyakit Leptospirosis akibat kencing tikus sekaligus mendorong partisipasi masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Program TIBER merupakan inovasi kolaboratif antara Pemerintah Desa Bulu Cindea dan Puskesmas […]

  • RDP dengan Komisi II DPR RI, Sekjen ATR/BPN Laporkan Capaian Pelaksanaan Tujuh Layanan Prioritas

    RDP dengan Komisi II DPR RI, Sekjen ATR/BPN Laporkan Capaian Pelaksanaan Tujuh Layanan Prioritas

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menyampaikan perkembangan pelaksanaan tujuh layanan prioritas Kementerian ATR/BPN dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rabu (01/07/2026). Progres tersebut ia paparkan sejalan dengan tujuan utama diadakannya pertemuan ini, yaitu mengulas […]

  • Paradoks Produktivitas Saat AI Membuat Karyawan Semakin Lelah

    Paradoks Produktivitas Saat AI Membuat Karyawan Semakin Lelah

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id – Anggapan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan memangkas jam kerja dan membuat karyawan lebih santai ternyata belum tentu benar. Laporan terbaru Harvard Business Review (HBR) justru menunjukkan hal sebaliknya. Alih-alih meringankan beban, kehadiran AI di kantor disebut membuat karyawan semakin sibuk, lebih stres, dan terjebak dalam ritme kerja tanpa jeda. Peneliti dari Berkeley Haas […]

  • Prof Salengke, Guru Besar Unhas Dukung Langkah Pemerintah Berantas Mafia Pangan

    Prof Salengke, Guru Besar Unhas Dukung Langkah Pemerintah Berantas Mafia Pangan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta — Pemerintah terus memperkuat perlindungan bagi petani di tengah dinamika global melalui sejumlah kebijakan strategis di sektor pertanian. Upaya pemberantasan mafia pangan dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas sektor pertanian nasional sekaligus melindungi petani dan masyarakat sebagai konsumen. Guru Besar Universitas Hasanuddin, Salengke, mengatakan praktik mafia pangan selama ini telah menimbulkan distorsi […]

  • Transformasi Digital Layanan Pertanahan Diiringi Penguatan Aspek Keamanan dan Kepastian Hukum

    Transformasi Digital Layanan Pertanahan Diiringi Penguatan Aspek Keamanan dan Kepastian Hukum

    • account_circle RIVAI
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Transformasi digital layanan pertanahan yang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional terus diperkuat dengan memastikan aspek keamanan data dan kepastian hukum berjalan beriringan. Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menekankan bahwa sistem elektronik yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada kemudahan layanan, tetapi juga perlindungan terhadap data dan keabsahan dokumen masyarakat. “Transformasi […]

expand_less