Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Nezar Patria: Humas Harus Jadi Penjernih Informasi di Tengah Banjir Disinformasi

Nezar Patria: Humas Harus Jadi Penjernih Informasi di Tengah Banjir Disinformasi

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan peran humas semakin strategis di tengah derasnya arus disinformasi, misinformasi, serta pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang mengubah lanskap komunikasi global.

Menurut Nezar, humas tidak lagi sekadar bertugas menyampaikan informasi, tetapi harus menjadi clearing house of information yang mampu menjaga kredibilitas informasi dan kepercayaan publik.

“Peran humas menjadi sangat penting ketika noise dalam lanskap komunikasi semakin besar. Disinformasi, misinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian hadir begitu deras melalui perangkat digital yang setiap hari kita gunakan. Karena itu, humas harus mampu menjadi clearing house of information yang memastikan publik memperoleh informasi yang benar dan dapat dipercaya,” ujar Nezar saat membuka Kick Off Konvensi Humas Indonesia 2026 di Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2026).

Ia mengatakan dunia kini memasuki era post-truth, ketika batas antara fakta dan fiksi semakin kabur, sementara opini publik lebih mudah dipengaruhi sentimen dibandingkan fakta. Kondisi tersebut diperkuat oleh dominasi platform digital yang menjadikan telepon pintar sebagai sumber utama masyarakat memperoleh informasi.

Nezar mengutip kajian World Economic Forum yang menempatkan disinformasi dan misinformasi sebagai salah satu risiko global paling berbahaya. Menurutnya, persoalan tersebut tidak lagi sekadar menjadi isu komunikasi, melainkan telah berkembang menjadi ancaman global.

“Disinformasi bukan lagi persoalan komunikasi semata, tetapi sudah menjadi ancaman global. Karena itu, organisasi profesi seperti PERHUMAS memiliki posisi yang sangat strategis untuk membangun ekosistem informasi yang kredibel dan meningkatkan kualitas komunikasi publik,” katanya.

Di sisi lain, Nezar menilai AI membuka peluang besar bagi profesi humas untuk meningkatkan efektivitas komunikasi. Berdasarkan studi One Asia Communications 2025, pemanfaatan AI oleh praktisi humas di berbagai negara Asia terus meningkat, mulai dari analisis sentimen publik secara real time, menjaga konsistensi pesan, hingga memperkuat kualitas storytelling.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penggunaan AI harus tetap dibarengi tata kelola yang baik dan berlandaskan etika. Menurutnya, teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, sedangkan kepercayaan publik dibangun melalui integritas, empati, dan ketulusan.

“Teknologi dapat membantu menghasilkan konten dengan cepat, tetapi kepercayaan publik dibangun oleh integritas, empati, dan ketulusan. Sampai hari ini, AI masih belum mampu menghadirkan sincerity atau ketulusan yang menjadi unsur penting dalam komunikasi manusia,” ujarnya.

Nezar juga menyoroti perkembangan agentic AI yang mulai mampu menjalankan berbagai fungsi kehumasan, mulai dari membaca data, menyusun strategi komunikasi, hingga membangun narasi secara otomatis selama 24 jam. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi tantangan bagi insan humas untuk terus meningkatkan kompetensi agar tidak tergeser oleh otomatisasi.

Karena itu, ia mendorong praktisi humas menguasai teknologi AI sekaligus memperkuat kemampuan berpikir kritis, melakukan verifikasi informasi, memahami konteks sosial, dan menjaga etika komunikasi yang tidak dapat sepenuhnya digantikan mesin.

Ia menambahkan, pemerintah di berbagai negara masih terus mencari formulasi terbaik dalam mengatur perkembangan AI. Saat ini berkembang dua pendekatan utama, yakni regulasi yang adaptif terhadap kemajuan teknologi serta pengaturan berbasis prinsip-prinsip seperti transparansi, akuntabilitas, keamanan, dan non-diskriminasi.

“Perkembangan AI berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan proses penyusunan regulasi. Karena itu, tata kelola AI membutuhkan keseimbangan antara regulasi yang adaptif dengan prinsip-prinsip etika yang kuat agar inovasi tetap berkembang tanpa mengorbankan kepentingan publik,” katanya.

Nezar menilai perkembangan AI juga berkaitan erat dengan dinamika geopolitik global. Persaingan penguasaan teknologi, mulai dari kecerdasan buatan hingga komputasi kuantum, menjadikan teknologi bukan lagi sekadar instrumen ekonomi, tetapi juga instrumen politik dan strategi nasional.

Dalam konteks tersebut, ia berharap Konvensi Humas Indonesia 2026 menjadi momentum untuk merumuskan strategi kehumasan yang adaptif terhadap perkembangan AI sekaligus memperkuat etika profesi.

“Saya berharap Konvensi Humas Indonesia menjadi ruang untuk menjawab tantangan AI, memperkuat tata kelola teknologi dalam profesi humas, mengembangkan strategi Generative Engine Optimization (GEO), serta membangun narasi yang konstruktif agar Indonesia terus berbicara baik kepada dunia,” pungkasnya.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai
  • Sumber: Kemkomdigi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pahlawan

    Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pahlawan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP — Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Muhammad Yusran Lalogau bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 RI di Kabupaten Pangkep, Senin (17/8/2026). Upacara yang berlangsung khidmat di tribun Alun-alun Citra Mas Pangkep tersebut dihadiri anggota DPR RI Taufan Pawe, Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, […]

  • May Day 2026 Bupati MYL Pastikan Pemda Kawal Hak Pekerja di Pangkep

    May Day 2026 Bupati MYL Pastikan Pemda Kawal Hak Pekerja di Pangkep

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    PANGKEP — Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), hadir langsung di tengah-tengah para pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang berlangsung di Bambu Runcing Kabupaten Pangkep, Jumat (1/5/2026). Kehadiran bupati, bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi dan harapan para buruh di wilayahnya. Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pangkep berkomitmen penuh untuk […]

  • Semangat Kerukunan Lintas Agama, FKUB dan Pemkab Pangkep Gelar Sunatan Massal untuk 50 Anak

    Semangat Kerukunan Lintas Agama, FKUB dan Pemkab Pangkep Gelar Sunatan Massal untuk 50 Anak

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP – Semangat kerukunan lintas agama diwujudkan melalui aksi sosial dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Pemerintah Kabupaten Pangkep, PPNI, dan Permabudhi Sulawesi Selatan menggelar sunatan massal bagi 50 anak dari keluarga kurang mampu. Sunatan masal dihadiri langsung Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, didampingi kepala dinas Kesehatan […]

  • KPK Ingatkan Sekolah Tolak Gratifikasi dan Pungutan dalam SPMB

    KPK Ingatkan Sekolah Tolak Gratifikasi dan Pungutan dalam SPMB

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 25 Mei 2026. Kebijakan ini bertujuan memastikan proses penerimaan murid baru berlangsung objektif, transparan, adil, dan bebas dari praktik korupsi. Kepala Satuan Tugas Jaringan Pencegahan Direktorat Gratifikasi dan […]

  • Satgas PKH Berhasil Himpun Rp10,27 Triliun dan Kuasai Kembali Jutaan Hektare Hutan

    Satgas PKH Berhasil Himpun Rp10,27 Triliun dan Kuasai Kembali Jutaan Hektare Hutan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif, penerimaan pajak, serta lahan kawasan hutan hasil penguasaan kembali negara di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (13/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat penegakan hukum, menata pemanfaatan kawasan hutan, dan mengoptimalkan tata kelola sumber daya alam nasional. Dalam kesempatan itu, Satuan Tugas […]

  • Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Dandim Pangkep Ajak Generasi Muda Pegang Teguh Ideologi Bangsa

    Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Dandim Pangkep Ajak Generasi Muda Pegang Teguh Ideologi Bangsa

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP – Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat kabupaten Pangkep, berlangsung di Alun-Alun Citra Mas Pangkep, Senin (1/6/2026). Bertindak sebagai inspektur upacara, Dandim 1421/Pangkep Letkol Czi Bhakti Yuhandika. Upacara dihadiri Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Pangkep Hj. Suriani, para pimpinan OPD, serta peserta upacara dari berbagai unsur. […]

expand_less