Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Komdigi Minta Operator Pastikan Registrasi SIM Biometrik Sesuai Aturan

Komdigi Minta Operator Pastikan Registrasi SIM Biometrik Sesuai Aturan

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan registrasi kartu SIM berbasis biometrik yang mulai diterapkan beberapa pekan terakhir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh operator seluler menerapkan kebijakan tersebut secara konsisten hingga ke tingkat gerai dan mitra penjualan.

Evaluasi selama tiga pekan pelaksanaan registrasi biometrik masih menemukan sejumlah praktik yang belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan. Karena itu, seluruh penyelenggara layanan telekomunikasi diminta meningkatkan pengawasan agar proses registrasi berjalan seragam di seluruh kanal layanan.

Penegasan tersebut disampaikan dalam acara Komitmen Bersama Implementasi Registrasi Pelanggan Berbasis Data Biometrik yang dihadiri para direktur utama operator seluler anggota Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa tantangan utama saat ini bukan lagi pada penerbitan kebijakan, melainkan memastikan pelaksanaannya berjalan disiplin di lapangan.

“Semua jalur registrasi, baik melalui gerai, aplikasi, situs web maupun mitra distribusi, wajib menerapkan standar yang sama. Jangan sampai kebijakan sudah berlaku di tingkat pusat, tetapi masih ditemukan celah dalam implementasinya. Standar keamanan harus berlaku setara di seluruh Indonesia, baik di kota besar maupun daerah, serta di seluruh operator,” ujar Meutya.

Menurutnya, registrasi SIM berbasis biometrik merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menutup celah penyalahgunaan nomor telepon yang selama ini kerap dimanfaatkan dalam berbagai kejahatan digital.

Ia menjelaskan, verifikasi biometrik menjadi langkah pencegahan sejak awal agar setiap nomor seluler benar-benar terhubung dengan identitas pemilik yang sah. Dengan demikian, peluang penggunaan identitas palsu dalam registrasi kartu SIM dapat ditekan secara signifikan.

“Kebijakan ini merupakan solusi dari sisi hulu untuk memutus rantai kejahatan keuangan digital. Verifikasi biometrik diharapkan mampu mempersempit ruang bagi pelaku penipuan, judi online, pinjaman online ilegal, hingga penyalahgunaan identitas,” kata Meutya.

Urgensi kebijakan tersebut diperkuat oleh sejumlah data. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat nilai transaksi judi online sepanjang 2025 mencapai Rp286,8 triliun. Sementara Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) melaporkan kerugian masyarakat akibat penipuan telah menembus Rp9,1 triliun berdasarkan lebih dari 432 ribu laporan yang diterima sejak November 2024 hingga awal 2026.

Di sisi lain, hingga 16 Juli 2026, Komdigi juga menerima lebih dari 30 ribu pengaduan terkait penyalahgunaan nomor seluler untuk penipuan, pemerasan, dan berbagai bentuk kejahatan digital lainnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), registrasi SIM berbasis biometrik telah diterapkan kepada lebih dari 10,03 juta pelanggan. Pemerintah bersama operator menargetkan sistem tersebut nantinya mencakup seluruh 291,16 juta pelanggan seluler aktif di Indonesia.

Untuk mendukung target tersebut, seluruh operator yang tergabung dalam ATSI berkomitmen memperketat pengawasan terhadap jaringan distribusi, meningkatkan kepatuhan mitra penjualan, serta memastikan seluruh proses registrasi biometrik dilaksanakan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Meutya mengapresiasi komitmen para operator, namun menegaskan bahwa komitmen tersebut harus dibuktikan melalui pengawasan yang efektif di lapangan.

“Masyarakat harus memperoleh kepastian bahwa setiap kartu SIM yang diaktifkan telah melalui proses registrasi yang benar, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nezar Patria: Humas Harus Jadi Penjernih Informasi di Tengah Banjir Disinformasi

    Nezar Patria: Humas Harus Jadi Penjernih Informasi di Tengah Banjir Disinformasi

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan peran humas semakin strategis di tengah derasnya arus disinformasi, misinformasi, serta pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang mengubah lanskap komunikasi global. Menurut Nezar, humas tidak lagi sekadar bertugas menyampaikan informasi, tetapi harus menjadi clearing house of information yang mampu menjaga kredibilitas informasi dan kepercayaan publik. […]

  • Prabowo Subianto Dorong Percepatan Waste to Energy di Sejumlah Kota Besar

    Prabowo Subianto Dorong Percepatan Waste to Energy di Sejumlah Kota Besar

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id – Presiden Prabowo Subianto membahas percepatan pengolahan sampah menjadi energi dalam pertemuan bersama jajaran menteri di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/03/2026). Dalam pertemuan tersebut, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, melaporkan perkembangan program Waste to Energy (WTE) yang ditargetkan berjalan di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga […]

  • Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Sediakan 841 Kapal Berkapasitas 3,2 Juta Penumpang

    Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Sediakan 841 Kapal Berkapasitas 3,2 Juta Penumpang

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan ratusan kapal untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat selama periode Angkutan Laut Lebaran 2026. Sebanyak 841 kapal disiapkan dengan kapasitas angkut sekitar 3,2 juta penumpang. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kesiapan armada dan pelayanan di pelabuhan menjadi fokus pemerintah untuk memastikan perjalanan masyarakat selama masa mudik dan arus […]

  • Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun

    Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Makassar – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menandatangani Nota Kesepahaman/MoU dengan 28 rektor perguruan tinggi negeri dan swasta dari Provinsi Sulawesi Selatan, di Auditorium Universitas Islam Makassar (UIM) pada Kamis (09/07/2026). Dengan kerja sama ini, Kementerian ATR/BPN mengajak civitas academica di Sulawesi Selatan untuk aktif membantu menyelesaikan persoalan […]

  • BPN Pangkep Sosialisasikan Bidang Tanah Kategori KW dan Aplikasi Sentuh Tanahku

    BPN Pangkep Sosialisasikan Bidang Tanah Kategori KW dan Aplikasi Sentuh Tanahku

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Pangkep – Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melaksanakan kick off gerakan penanganan bidang tanah kategori KW 4, 5, dan 6 serta sosialisasi aplikasi Sentuh Tanahku dan Bhumi ATR, Kegiatan tersebut dihadiri camat serta sekretaris kecamatan, berlangsung di ruang rapat Kantor BPN Kabupaten Pangkep, Rabu (18/2/2026). Kepala Seksi Survei dan Pemetaan BPN Pangkep, […]

  • Pastikan Keamanan Pangan, Dinas Kesehatan Pangkep Uji 50 Sampel Pangan di Pasar Sentral

    Pastikan Keamanan Pangan, Dinas Kesehatan Pangkep Uji 50 Sampel Pangan di Pasar Sentral

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep bersama tim gabungan lintas OPD menggelar pengawasan keamanan pangan Ramadan di Pasar Sentral Pangkajene, Rabu (4/3/2026). Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Pertanian ini menyisir lapak pedagang untuk memastikan seluruh komoditi yang beredar layak dikonsumsi masyarakat. Setelah berkeliling mengumpulkan sedikitnya 50 sampel […]

expand_less