Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » “Es Krim Cinta”, Desa Taraweang Perkuat Pencegahan Stunting dan Pernikahan Dini

“Es Krim Cinta”, Desa Taraweang Perkuat Pencegahan Stunting dan Pernikahan Dini

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id, PANGKEP — TP PKK Desa Taraweang lumcurkan inovasi “Es Krim Cinta” atau edukasi kesehatan dan parenting bagi calon pengantin di Desa Taraweang.

Ketua TP PKK Kabupaten Pangkep Nurlita Wulan Purnama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangkep Zulfadli, Camat Labakkang Bahri, Kepala Desa Taraweang Amiruddin Mading, Ketua TP PKK Desa Taraweang Sahriah Magga, serta masyarakat Desa Taraweang, di Aula Kantor Desa Taraweang, Senin (25/5/2026).

Ketua TP PKK Kabupaten Pangkep Nurlita Wulan Purnama mengatakan, inovasi “Es Krim Cinta” menjadi langkah edukasi bagi calon pengantin agar memiliki kesiapan mental dan kesehatan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan hadir di Desa Taraweang untuk menghadiri kegiatan launching Eskrim Cinta, dimana inti dari inovasi ini adalah bagaimana para calon pengantin itu diedukasi sejak dini tentang kesiapan mental, kesehatan fisiknya untuk menghadapi dunia pernikahan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi hadirnya inovasi Es Krim Cinta karena dinilai menjadi upaya pencegahan stunting dari hulu melalui edukasi kepada calon pengantin sebelum membangun keluarga.

“Tentu ini saya sangat apresiasi, Karena kebanyakan dari kita menangani masalah stunting itu hanya penanganan tetapi jarang ada pencegahannya. Jadi dengan es krim cinta ini, mereka itu dari hulunya dulu. Jadi mereka diedukasi memang sejak dini tentang kesiapan kesehatan mentalnya si calon pengantin perempuan tentunya, sehingga pada saat nanti melahirkan anak itu melahirkan anak yang sehat dan tidak stunting,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Taraweang Sahriah Magga menjelaskan, inovasi “Es Krim Cinta” mulai dilaksanakan sejak 21 April 2026 dan menjadi program edukasi kesehatan serta parenting bagi calon pengantin di Desa Taraweang.

“Jadi ini termasuk baru di Desa Taraweang. Kenapa kami lakukan Es Krim Cinta, karena saya yakin ini yang dikasih edukasi adalah calon pengantin, dan calon pengantin itu bersatu mereka karena cinta, karena sayang,” jelasnya.

Ia mengatakan, nama “Es Krim Cinta” dipilih karena menggambarkan hubungan calon pengantin yang identik dengan kasih sayang dan kebahagiaan, sekaligus menjadi sarana edukasi kesehatan dan parenting bagi pasangan sebelum menikah.

“Jadi Es Krim Cinta itu edukasi kesehatan dan parenting bagi calon pengantin yang ada di Desa Taraweang. Jadi orang-orangnya itu yang diberikan edukasi adalah calon pengantin laki-laki dan perempuan yang berdomisili di Desa Taraweang,” ujarnya.

Menurutnya, program ini telah berjalan sebanyak tiga kali pelaksanaan dengan total sekitar delapan peserta calon pengantin.

“Hari ini pelaksanaan yang ketiga. Waktu hari pertama kebetulan musim pengantin, jadi langsung lima orang. Hari keduanya dua pasang, hari ini juga dua pasang, jadi semuanya ada sekitar delapan orang,” katanya.

Ia menambahkan, inovasi tersebut juga menjadi langkah pencegahan stunting dan pernikahan usia dini yang masih ditemukan di Desa Taraweang.

“Pernikahan dini akan kami tuntaskan itu pernikahan dini karena di Desa Taraweang itu masih banyak anak yang di bawah umur menikah di antara umur 15 tahun,” ungkapnya.

Ia menuturkan, perempuan yang menikah di usia dini memiliki risiko tinggi saat menjalani kehamilan dan persalinan, sehingga edukasi kesehatan menjadi penting diberikan kepada calon pengantin.

“Jadi kita adakan pemeriksaan fisik kepada seluruh calon pengantin yang diadakan edukasi,” pungkasnya.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syam Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapperida Pangkep Genjot Penguatan Inovasi Daerah Menuju IGA 2026

    Bapperida Pangkep Genjot Penguatan Inovasi Daerah Menuju IGA 2026

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pangkep menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Penginputan Indeks Inovasi Daerah pada aplikasi Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Pangkep Bachtiar, Kepala Bapperida Pangkep Amril, serta para sekretaris dan kepala bidang perangkat daerah, di Ruang Rapat Wakil […]

  • Jaga Jurnalisme Berkualitas, Pemerintah Tekankan ‘Equal Playing Field’ bagi Media

    Jaga Jurnalisme Berkualitas, Pemerintah Tekankan ‘Equal Playing Field’ bagi Media

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia secara tegas menyatakan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan industri media nasional di tengah hantaman arus konten digital yang kian masif. Dalam acara Talkshow Spesial 18 Tahun tvOne di Jakarta Selatan, Sabtu (14/02/2026), Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan bahwa peran ruang redaksi yang berpegang teguh pada kode etik jurnalistik merupakan […]

  • BPS Pangkep Terjunkan 315 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Tekankan Akurasi Data

    BPS Pangkep Terjunkan 315 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Tekankan Akurasi Data

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP – Sebanyak 315 petugas Sensus Ekonomi 2026 resmi diterjunkan untuk mendata aktivitas usaha di seluruh wilayah Kabupaten Pangkep. Pelepasan petugas dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangkep dalam kegiatan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Senin (15/6/2026). Pelepasan petugas sensus dihadiri Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, […]

  • Yuk, Kenalan sama Program Studi di Politeknik Agraria STPN

    Yuk, Kenalan sama Program Studi di Politeknik Agraria STPN

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Sleman – Menentukan program studi (prodi) menjadi salah satu keputusan penting bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Namun, tidak sedikit yang masih merasa bingung karena belum memahami bidang yang ingin ditekuni maupun prospek karier yang dapat diraih setelah lulus. Bagi siswa yang memiliki minat dalam bidang agraria/pertanahan, dan tata ruang, Politeknik […]

  • BKMT Pangkep Gelar Tausyiah Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

    BKMT Pangkep Gelar Tausyiah Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Pangkep menggelar tausyiah, zikir, dan doa bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Aula Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Kamis (18/6/2026). Tausyiah disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, H. Ramli Rasyid. Ia mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam keluarga melalui doa-doa […]

  • Bupati Pimpin Defile Kontingen Porsenijar PGRI Pangkep

    Bupati Pimpin Defile Kontingen Porsenijar PGRI Pangkep

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, SIDRAP — Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogao memimpin defile kontigen PGRI Pangkep pada pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (2/7/2026). Turut hadir Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assegaf, Ketua TP PKK bergabung bersama ribuan guru asal Pangkep. […]

expand_less