Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Mentan Amran Bongkar Tiga Dugaan Korupsi di Sektor Pertanian

Mentan Amran Bongkar Tiga Dugaan Korupsi di Sektor Pertanian

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id, Jakarta — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap tiga dugaan penyimpangan di sektor pertanian yang saat ini tengah didalami aparat penegak hukum. Dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (19/5/2026), Amran menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik mafia proyek, penyalahgunaan anggaran, maupun dugaan manipulasi program bantuan pertanian yang dinilai merugikan masyarakat serta menghambat target swasembada pangan nasional.

Ia menegaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, upaya mewujudkan swasembada pangan harus dibarengi penegakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba bermain di sektor pertanian. Menurutnya, siapa pun yang terbukti terlibat, termasuk pegawai internal Kementerian Pertanian, akan dikenai sanksi tegas hingga pemecatan.

Amran menyebutkan, di tengah meningkatnya stok beras nasional yang kini mencapai sekitar 5,3 juta ton, pemerintah juga memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran pertanian agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

Kasus pertama yang diungkap berkaitan dengan dugaan penipuan berkedok proyek Kementerian Pertanian. Seorang oknum berinisial H diduga meminta uang hingga Rp300 juta kepada korban dengan menjanjikan proyek atas nama Kementan. Modus tersebut disebut sebagai praktik lama mafia proyek yang memanfaatkan nama institusi untuk melakukan penipuan.

Amran mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengatasnamakan Kementerian Pertanian untuk meminta uang. Ia menegaskan sistem pengadaan di Kementan kini telah dilakukan secara digital melalui mekanisme single submission dan e-catalogue sehingga tidak membuka ruang permainan proyek.

Kasus kedua menyangkut seorang aparatur sipil negara (ASN) Kementan berinisial C yang diduga menyelewengkan anggaran hampir Rp500 juta. ASN tersebut resmi diberhentikan pada 7 Mei 2026 dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Menurut Amran, penyalahgunaan uang negara merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat, terutama ketika pemerintah sedang berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Karena itu, ia meminta proses hukum dilakukan secara maksimal.

Sementara kasus ketiga berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam program pembibitan kelapa di lima daerah, yakni Banten, Sulawesi Utara, Jawa Barat, Gorontalo, dan Indragiri Hilir, Riau. Dari hasil inspeksi lapangan, ditemukan ketidaksesuaian antara jumlah benih yang tercantum dalam dokumen dan realisasi di lapangan.

Kementan mencatat potensi kekurangan benih mencapai 136.795 batang dengan nilai sekitar Rp3,3 miliar. Rinciannya meliputi Banten sebanyak 44.654 batang, Sulawesi Utara 20.518 batang, Jawa Barat 38.654 batang, Gorontalo 1.049 batang, serta Indragiri Hilir 31.920 batang.

Amran menilai persoalan ini serius karena berkaitan langsung dengan program hilirisasi kelapa yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan dan memperkuat industri nasional.

Ia menegaskan, Kementan bersama Inspektorat Jenderal, kepolisian, dan Satgas Pangan telah diperintahkan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Jika ditemukan unsur pidana, seluruh pihak yang terlibat diminta diproses secara hukum tanpa pandang bulu dan diwajibkan mengembalikan kerugian negara.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syam Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pangkep Tegaskan Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

    Bupati Pangkep Tegaskan Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Pangkep — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan terus memperkuat komitmen dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan koordinasi yang melibatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Dinas Kesehatan, instansi vertikal, Pengadilan Agama, serta Kementerian Agama bersama seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), yang digelar pada Senin […]

  • Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Program MBG Tetap Berlanjut, Penyelewengan Akan Ditindak

    Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Program MBG Tetap Berlanjut, Penyelewengan Akan Ditindak

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berjalan dengan syarat pelaksanaannya harus diawasi secara ketat agar tidak terjadi penyimpangan. “Program MBG akan terus dilanjutkan, namun harus dibenahi secara internal. Tidak boleh ada penyelewengan,” ujar Prabowo saat menghadiri Panen Raya Jagung dan peletakan batu pertama 10 Gudang Ketahanan […]

  • Registrasi Kartu Seluler Berbasis Biometrik Adalah Langkah Baru Pemerintah Persempit Kejahatan Digital

    Registrasi Kartu Seluler Berbasis Biometrik Adalah Langkah Baru Pemerintah Persempit Kejahatan Digital

    • account_circle Rifai
    • 0Komentar

    Ayopangkep – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan baru terkait registrasi kartu seluler yang memberikan kewenangan penuh kepada masyarakat untuk mengelola seluruh nomor yang terdaftar atas identitas mereka. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam menekan praktik penipuan digital dan kejahatan siber yang semakin marak. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun […]

  • Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas

    Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Cikeas – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, secara resmi membuka Ujian Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Tahun 2026 pada Senin (03/08/2026), di Kantor BPSDM Kementerian ATR/BPN, Cikeas, Kabupaten Bogor. Ujian tahun ini diselenggarakan di tiga lokasi, yakni BPSDM Kementerian ATR/BPN; Universitas Al Azhar Indonesia, […]

  • Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

    Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Proses peralihan tanah dari orang tua kepada anak melalui hibah perlu dilakukan dengan tahapan yang benar agar sertipikat dapat dibalik nama secara sah dan memiliki kepastian hukum. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Shamy Ardian, mengingatkan agar masyarakat memastikan kondisi tanah terlebih dahulu […]

  • Ziarah Makam Raja Bone XIV, Bukti Kedekatan Historis Bone dan Pangkep

    Ziarah Makam Raja Bone XIV, Bukti Kedekatan Historis Bone dan Pangkep

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Bone ziarah ke makam Raja Bone ke-XIV, La Tenriaji Tosenrima Matinroe ri Siang, yang terletak di Kampung Siang, Kecamatan Bungoro, Rabu (25/3/2026). Ziarah ini merupakan rangkaian peringatan hari jadi ke-696 tahun Kabupaten Bone. Ziarah ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, bersama rombongan. Ziarah ini merupakan […]

expand_less