Prabowo Percepat Program Perumahan Rakyat, Target 400 Ribu Rumah Direhab
- account_circle Rivai
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ayopangkep.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (06/04/2026), yang membahas percepatan program perumahan rakyat secara nasional. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperluas akses hunian layak melalui sejumlah langkah strategis, termasuk peningkatan program bedah rumah.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa Presiden memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Pemerintah saat ini tengah mematangkan rencana renovasi rumah rakyat bersama Menteri Keuangan, Menteri Sekretaris Negara, serta Sekretaris Kabinet.
Menurut Maruarar, program bedah rumah tahun ini akan meningkat signifikan dengan target mencapai 400 ribu unit di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Ia menilai program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian secara lebih merata.
Dalam arahannya, Presiden juga menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan lahan negara, khususnya di kawasan strategis perkotaan, untuk pembangunan rumah susun. Lahan milik BUMN, termasuk sektor perkeretaapian, akan diprioritaskan guna memenuhi kebutuhan hunian masyarakat, baik bagi kelompok berpenghasilan rendah maupun menengah.
Selain Jakarta, pemerintah juga menyiapkan pengembangan serupa di sejumlah daerah, termasuk Bandung. Sejumlah lahan potensial telah diidentifikasi untuk mendukung pembangunan tersebut.
Di kawasan Senen, Jakarta, pembangunan sekitar 300 unit rumah telah dimulai dan ditargetkan rampung pada 15 Juni 2026. Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga tengah menyiapkan pembangunan tambahan sebanyak 500 unit rumah.
Lebih lanjut, Presiden turut mengarahkan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, untuk mempercepat penyediaan lahan. Pembiayaan dan pembangunan nantinya akan didukung melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, termasuk keterlibatan Danantara, guna memastikan program berjalan secara masif dan terintegrasi.
- Penulis: Rivai
- Editor: Syam Rifai

Saat ini belum ada komentar