Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman

Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id, Aceh, Selasa (03/3/2026) – Bencana alam yang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi menanamkan kekhawatiran di benak masyarakat. Bencana bisa menimbulkan kerusakan pada akses, fasilitas, hingga rumah beserta aset yang berada di dalamnya, termasuk sertipikat tanah.

Dampak itulah yang juga menimpa Helmi Ismail, nazir tanah wakaf Yayasan Pendidikan di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Bencana hidrometeorologi yang terjadi di Aceh pada November 2025 lalu ikut menghanyutkan sertipikat tanah milik yayasannya.

Sadar akan nilai yang dimiliki sertipikat tersebut mendorong Helmi Ismail untuk segera bertindak. Dua minggu setelah banjir mulai surut, ia berkomunikasi dengan Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang untuk mengajukan permohonan penggantian sertipikat yang hilang. Meski proses penggantian sertipikat dilakukan di posko sementara karena Kantah juga terdampak banjir, ia tak menyangka dalam waktu kurang dari sepekan sertipikat pengganti yayasannya sudah bisa dimiliki kembali.

“Alhamdulillah sangat responsif. Kurang dari seminggu sertipikat baru sudah terbit. Kami sangat bersyukur atas respons cepat dari Kantah di Aceh Tamiang,” ujar Helmi Ismail.

Peristiwa tersebut menjadi titik balik bagi Helmi. Ia menyadari di tengah risiko bencana yang terus mengintai, perlindungan dokumen fisik saja tidak lagi cukup. Sertipikat dalam bentuk elektronik yang dicanangkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pun ia pandang sebagai solusi yang relevan dan mendesak.

Sertipikat pengganti yang diterbitkan kali ini sudah diperbaharui menjadi Sertipikat Elektronik. Digitalisasi itu Helmi Ismail pahami bukan sekadar perubahan bentuk, melainkan perubahan cara pandang terhadap keamanan aset. “Digitalisasi ini sangat kami sambut baik. Praktis, mudah, dan dokumentasinya lebih aman. Kalau terjadi kehilangan, salinannya bisa disimpan secara digital, misalnya di Google Drive. Bisa dicek lewat aplikasi juga. Jadi tidak perlu khawatir lagi dengan dokumen fisik,” tuturnya.

Pengalaman serupa juga dialami Nazarudin, warga Kota Langsa. Banjir setinggi satu meter yang merendam rumahnya juga merusak berbagai dokumen penting, termasuk sertipikat tanah tempat tinggalnya. Beruntung, melalui pengajuan sertipikat pengganti yang kini berbentuk elektronik, legalitas tanahnya dapat diverifikasi dengan cepat dan aman.

“Kalau kita lihat bentuknya, ini lebih praktis. Informasinya lebih mudah diakses, dan saat terjadi bencana seperti banjir, kami tidak perlu khawatir lagi,” kata Nazarudin.

Di wilayah Aceh yang kerap dilanda banjir, alih media dari sertipikat analog ke Sertipikat Elektronik menjadi langkah preventif yang rasional. Legalitas tetap terjamin sekaligus risiko kehilangan akibat bencana dapat ditekan secara signifikan. Kepala Kantah Kota Langsa, Dedi Rahmat Sukarya lantas mengimbau masyarakat untuk segera mengalihmediakan sertipikat tanah mereka yang masih belum berbentuk elektronik.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Kota Langsa untuk segera melapor, baik ke Kantah maupun ke kepala gampong (desa), untuk mengalihmediakan seluruh sertipikat tanah menjadi Sertipikat Elektronik. Ini agar dokumen lebih aman, lebih mudah diakses, dan lebih terjaga,” ucap Dedi Rahmat Sukarya.

Kisah Helmi Ismail dan Nazarudin menjadi pengingat di tengah risiko bencana yang bisa terjadi tak terprediksi, perlindungan aset tidak lagi cukup hanya dengan menyimpan tersembunyi di rumah. Era modern menawarkan tambahan keamanan dengan data pertanahan yang tersimpan secara digital di sistem online Kementerian ATR/BPN. Transformasi ke Sertipikat Elektronik bukan sekadar inovasi administratif, melainkan bentuk adaptasi terhadap realitas zaman, menjaga hak atas tanah agar tetap aman, meski bencana terkadang datang tanpa permisi.

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syam Rifai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Pertanahan Pangkep dan Desa Barabatu Perkuat Sinergi Tingkatkan Kualitas Data Tanah

    Kantor Pertanahan Pangkep dan Desa Barabatu Perkuat Sinergi Tingkatkan Kualitas Data Tanah

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Pangkep — Dalam upaya meningkatkan kualitas data pertanahan serta memastikan tertib administrasi dan kepastian hukum bagi masyarakat, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Bambang Iriyanto, menggelar kegiatan koordinasi bersama Pemerintah Desa Barabatu, Kecamatan Labakkang, pada Senin (06/04/26). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Pangkajene dan Kepulauan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa […]

  • SBY dan Jokowi Hadir Gelar Griya Idulfitri 1447 H Presiden Prabowo Subianto

    SBY dan Jokowi Hadir Gelar Griya Idulfitri 1447 H Presiden Prabowo Subianto

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta –  Gelar griya Idulfitri 1447 Hijriah di Istana Kepresidenan Jakarta menjadi momen yang menegaskan peran para tokoh bangsa dalam merawat persatuan. Diselenggarakan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (21/03/2026), acara ini bukan sekadar tradisi Lebaran, tetapi juga ruang kebangsaan yang mempertemukan para pemimpin lintas generasi. Sejumlah tokoh penting hadir, di antaranya Wakil Presiden […]

  • Siap Siaga Cegah Karhutla, Wamen Ossy Imbau Pemegang HGU Lakukan Tindakan Pencegahan

    Siap Siaga Cegah Karhutla, Wamen Ossy Imbau Pemegang HGU Lakukan Tindakan Pencegahan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Palembang – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang setiap tahun berdampak pada kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi menjadi perhatian serius pemerintah. Dalam Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Palembang, Rabu (06/05/2026), Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengimbau para pemegang Hak Guna Usaha (HGU) […]

  • 142 Jamaah Haji Pangkep Resmi Dilepas, MYL Pesan Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah

    142 Jamaah Haji Pangkep Resmi Dilepas, MYL Pesan Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah

    • account_circle RIVAI
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Pangkep — Sebanyak 142 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Pangkep resmi dilepas keberangkatannya oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), di Masjid Agung Pangkajene, Jumat (8/5/2026). Pelepasan jamaah haji Kloter 26 tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Wakil Bupati Pangkep, Sekretaris Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, para kepala OPD serta keluarga jamaah. Sebanyak […]

  • Kapolda Sulsel Puji Kinerja Polres Pangkep dalam Evakuasi Pesawat ATR 42-500

    Kapolda Sulsel Puji Kinerja Polres Pangkep dalam Evakuasi Pesawat ATR 42-500

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep, PANGKEP — Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, memberikan apresiasi kepada sejumlah personel Polres Pangkep atas dedikasi dan kinerja mereka dalam mendukung tugas kemanusiaan, khususnya pada proses evakuasi dan pencarian korban pesawat ATR 42-500. Apresiasi diberikan langsung oleh Kapolda Sulsel, dihadiri Kapolres Pangkep AKBP Muh. Husni Ramli serta seluruh personel Polres Pangkep, […]

  • HOAX Kenaikan Pajak Untuk Banjir

    HOAX Kenaikan Pajak Untuk Banjir

    • account_circle Syam Rifai
    • 0Komentar

    AyoPangke,Komdigi – Beredar sebuah unggahan di media sosial Threads yang mengklaim bahwa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, mengusulkan kenaikan pajak untuk memberikan bantuan kepada korban banjir. Berdasarkan hasil penelusuran Tim Pengendalian Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, klaim tersebut dinyatakan tidak benar. Informasi ini telah diverifikasi melalui laporan dari turnbackhoax.id. […]

expand_less