Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW di Momentum Maulid 1448 H
- account_circle RIVAI

AYOPANGKEP.ID, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Pelataran Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Kamis (24/9/2026).
Peringatan Maulid berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak rangkaian kegiatan dimulai hingga ceramah selesai.
Kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran telur merah dan bakul Maulid yang disiapkan oleh berbagai organisasi perangkat daerah, sekolah, dan organisasi masyarakat.
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau mengatakan, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali meneladani sifat dan akhlak Nabi Muhammad SAW.
“Tetap meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad dan kembali kita merenungkan apakah Islam ini sudah kita lakukan, sudah disenangi oleh Nabi kita dan sesuai yang dilakukan Nabi kita. Pastinya tetap berbuat baik dan InsyaAllah kebaikan itu akan kembali ke diri kita sendiri,” katanya.

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan di Pelataran Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Kamis (24/9/2026).
Ia berharap peringatan Maulid tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat memperkuat keteladanan terhadap ajaran dan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pangkep, Thamrin Taba, yang juga Ketua Panitia, mengatakan peringatan Maulid merupakan kegiatan rutin yang digelar Pemkab Pangkep setiap tahun.
Menurutnya, tingginya partisipasi OPD dan masyarakat menunjukkan besarnya antusiasme warga dalam mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Animo masyarakat sangat tinggi menghadiri Maulid. Alhamdulillah, sampai penceramah selesai, masyarakat tetap tertib. Kami melihat senyum masyarakat, mudah-mudahan mereka mendapatkan hikmah dari Maulid sekaligus membawa pulang telur yang telah disiapkan,” katanya.
Salah seorang warga, Asmaul Husna, mengaku senang mengikuti peringatan Maulid tersebut. Ia menyebut suasana kegiatan berlangsung meriah, terlebih masyarakat dapat mendengarkan ceramah sekaligus menerima bakul Maulid.
“Senang, soalnya meriah sekali, banyak orang. Bisa dengar ceramah dan juga dapat ember dan telur,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun-tahun berikutnya dapat berlangsung semakin meriah. Ia juga berharap pesan yang disampaikan dalam ceramah dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga ke depan lebih meriah dan kita dapat mengamalkan sunah-sunah dan meneladani Rasulullah,” ujarnya.
- Penulis: RIVAI
- Editor: Syam Rivai

Saat ini belum ada komentar