312 ASN Pangkep Terima Satyalancana Karya Satya
- account_circle Rivai

Bupati Kabupaten Pangkep Muhammad Yusran Lalogau memberikan pin Satyalancana Karya Satya bagi ASN di Pemerintahan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).(Dok.Protokoler Pemda Pangkep).
Ayopangkep.id, Pangkep – Sebanyak 312 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia.
Penganugerahan Satyalencana dirangkaikan dengan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Pangkep, Senin (21/9/2026).
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyerahkan piagam dan menyematkan tanda kehormatan kepada para ASN penerima penghargaan. Prosesi tersebut turut didampingi Wakil Bupati Pangkep dan Sekretaris Daerah Pangkep.
Dari 312 ASN penerima penghargaan, sebanyak 83 ASN menerima Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian 30 tahun. Kemudian 82 ASN untuk masa pengabdian 20 tahun, dan 147 ASN untuk masa pengabdian 10 tahun.
Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian ASN dalam menjalankan tugas negara dan pemerintahan dengan penuh kesetiaan, kejujuran, kecakapan dan kedisiplinan.
Bupati Yusran mengatakan, penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi atas lamanya masa pengabdian, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Kabupaten Pangkep Muhammad Yusran Lalogau saat memimpin upacara di kantor daerah Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).(Dok.Protokoler Pemda Pangkep).
Terlebih bagi ASN yang telah mengabdi selama puluhan tahun, pengalaman yang dimiliki diharapkan dapat menjadi teladan bagi aparatur yang baru.
“Saya titip, dengan masa pengabdian yang lebih tinggi, tentu harus lebih bijaksana. Berikan yang terbaik dan jadilah contoh bagi ASN yang baru,” pesan Yusran.
Ia berharap, pengalaman panjang para ASN dapat terus memberikan kontribusi positif bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Pangkep.
Menurutnya, perjalanan pengabdian seorang ASN tidak hanya diukur dari lamanya masa kerja, tetapi juga dari integritas, kedisiplinan dan ketulusan dalam menjalankan tugas.
“Pengabdian ini harus terus dijaga. Semakin lama kita berada dalam pemerintahan, semakin banyak pula yang bisa kita berikan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Penganugerahan Satyalancana Karya Satya ini sekaligus menjadi penanda perjalanan panjang para aparatur dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara bagi ASN yang baru, keberadaan para senior diharapkan dapat menjadi ruang belajar untuk memahami nilai-nilai pengabdian, kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.
- Penulis: Rivai
- Editor: Syam Rivai

Saat ini belum ada komentar