Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

  • account_circle Rivai

Ayopangkep.id, Kupang – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menetapkan kebijakan untuk mentransformasi sejumlah layanan pertanahan agar lebih pasti, cepat, dan memudahkan masyarakat. Transformasi dilakukan dengan penyederhanaan prosedur, integrasi data pertanahan, penerapan Pengukuran Terjadwal, dan percepatan layanan Peralihan Hak. Dalam proses transformasi layanan pertanahan ini andil pemerintah daerah (Pemda) juga dibutuhkan.

“Saat ini kami sedang melakukan transformasi layanan. Kami membutuhkan bantuan Bapak/Ibu Bupati dan Wali Kota. Mungkin minggu depan Bapak/Ibu akan menerima Surat Edaran Bersama Kemendagri dan ATR/BPN terkait Pengukuran Terjadwal sama Peralihan Hak. Kita ingin semua layanan yang kita berikan memudahkan masyarakat,” ujar Menteri Nusron dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Kebijakan Pertanahan dan Tata Ruang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berlangsung di Kantor Gubernur NTT pada Selasa (04/08/2026).

Dengan fokus transformasi layanan yang berorientasi pada masyarakat, Kementerian ATR/BPN membuat sistem Pengukuran Terjadwal dan menetapkan standar waktu penyelesaian layanan tersebut dalam 12 hari. Masyarakat yang mengajukan permohonan pengukuran akan memperoleh jadwal pelaksanaan paling lambat tujuh hari sejak permohonan didaftarkan. Setelah bidang tanah selesai diukur, selanjutnya proses penyelesaian Peta Bidang Tanah (PBT) ditargetkan rampung maksimal lima hari.

“Kami sudah buat keputusan, masa tunggu kalau kita datang, misal masyarakat datang Selasa, daftar untuk minta diukur tanahnya, paling lambat Senin depan harus sudah diukur. Tujuh hari paling lambat. Setelah itu jadi, peta bidangnya paling lambat lima hari harus sudah jadi,” jelas Menteri Nusron.

Di hadapan Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta para Bupati/Wali Kota se-NTT, Menteri Nusron juga menjelaskan terkait layanan pertanahan yang berhubungan langsung dengan peran Pemda, yaitu layanan Peralihan Hak. Menurutnya, salah satu kendala yang menghambat proses Peralihan Hak atau balik nama adalah lamanya proses verifikasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Oleh karena itu, Menteri ATR/Kepala BPN mengajak para kepala daerah untuk memperkuat kerja sama melalui integrasi data antara Nomor Identifikasi Bidang (NIB) atau Nomor Induk Bidang Tanah dengan Nomor Objek Pajak (NOP). Integrasi tersebut diharapkan mampu menyinkronkan data pertanahan dan perpajakan, baik dari sisi luasan maupun bentuk bidang tanah sehingga penetapan BPHTB menjadi lebih akurat.

“Peralihan Hak itu saat jual beli tanah kan perlu balik nama, saat ini juga lama. Alasannya macam-macam, salah satunya verifikasi BPHTB-nya lama. Karena itu, saya butuh NOP sama dengan NIB sinkron dan cepat, supaya verifikasi BPHTB cepat. Sekarang, kami buat aturan main, verifikasi BPHTB di Pemda maksimal harus tiga hari,” tegas Menteri Nusron.

Sebagai Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena langsung menginstruksikan jajarannya untuk mempererat kolaborasi dalam menghadapi kondisi pertanahan dan tata ruang di NTT. Temasuk, untuk menangani tantangan dan kebutuhan strategis dalam pengelolaan tanah di wilayahnya.

“Terkait hal-hal teknis di lapangan, nanti kami siap bersinergi. Tadi saya juga sudah berdiskusi dengan Bapak/Ibu Bupati, Wali Kota, dan Sekretaris Daerah yang hadir. Ke depan, semuanya akan kita sinergikan dan koordinasikan agar seluruh perangkat daerah dapat bersama-sama mendorong percepatan sertipikasi tanah dengan baik,” ungkap Gubernur NTT.

Dalam Rakor ini, turut hadir mendampingi Menteri Nusron, Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad; Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, Agus Apriawan; dan Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid.

Rilis’ Selasa, 4 Agustus 2026

  • Penulis: Rivai
  • Editor: Syamsul Rivai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Subianto Minta Bunga PNM Mekaar Turun di Bawah 9 Persen

    Prabowo Subianto Minta Bunga PNM Mekaar Turun di Bawah 9 Persen

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopanngkep.id – Prabowo Subianto meminta suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar diturunkan hingga di bawah 9 persen. Arahan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan di Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (13/05/2026). Menurut Presiden, kebijakan itu merupakan langkah keberpihakan pemerintah kepada masyarakat prasejahtera agar memperoleh akses pembiayaan yang lebih ringan dan adil. “Ini […]

  • Prabowo Sebut KDMP Kunci Penguatan Ekonomi Rakyat dari Desa

    Prabowo Sebut KDMP Kunci Penguatan Ekonomi Rakyat dari Desa

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat desa. Melalui koperasi, pemerintah berupaya menciptakan sistem distribusi kebutuhan pokok yang lebih efisien sekaligus memperkuat pengawasan terhadap rantai pasok dari pusat hingga desa. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, […]

  • Pangan Nasional Aman, Prabowo Percepat Hilirisasi Pertanian untuk Dongkrak Kesejahteraan Petani

    Pangan Nasional Aman, Prabowo Percepat Hilirisasi Pertanian untuk Dongkrak Kesejahteraan Petani

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kondisi pangan nasional saat ini dalam keadaan aman dan terkendali meski dunia menghadapi ancaman perubahan iklim ekstrem. Laporan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menginstruksikan percepatan hilirisasi sektor pertanian […]

  • Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pahlawan

    Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pahlawan

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    AYOPANGKEP.ID, PANGKEP — Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Muhammad Yusran Lalogau bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 RI di Kabupaten Pangkep, Senin (17/8/2026). Upacara yang berlangsung khidmat di tribun Alun-alun Citra Mas Pangkep tersebut dihadiri anggota DPR RI Taufan Pawe, Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, […]

  • KKNP-PTLP Tematik Tahun 2026 Berakhir, Pengalaman Lapangan Jadi Best Practice Taruna/i Poltek Agraria STPN

    KKNP-PTLP Tematik Tahun 2026 Berakhir, Pengalaman Lapangan Jadi Best Practice Taruna/i Poltek Agraria STPN

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, D.I. Yogyakarta – Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Andi Tenri Abeng, secara resmi menutup sekaligus menerima kembali 619 taruna/i peserta Kuliah Kerja Nyata Pertanahan-Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) Tematik Politeknik Agraria STPN Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Widya Sasana Bhumi, […]

  • 198 Lokasi Diusulkan, 45 Sekolah Rakyat Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini

    198 Lokasi Diusulkan, 45 Sekolah Rakyat Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini

    • account_circle Rivai
    • 0Komentar

    Ayopangkep.id, JAKARTA – Sebanyak 198 titik lokasi telah diajukan sebagai calon tempat berdirinya Sekolah Rakyat. Pengajuan ini datang dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga sektor swasta yang siap menyediakan lahan maupun bangunan. Dari total tersebut, 45 lokasi di antaranya ditargetkan sudah dapat mulai beroperasi tahun ini. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menyampaikan […]

expand_less